Anies Baswedan : Ekosistem Pers Harus Dijaga Agar Tetap Sehat

  • Whatsapp
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Ketiga Dubes RI itu menjelaskan kebijakan masing-masing negara menghadapi penyebaran virus Covid-19 dan strategi yang mereka siapkan untuk memasuki situasi normal baru. Ketiga diskusi digelar pada tanggal 16, 18, dan 20 Juni.

Setelah itu, Munas I JMSI secara resmi dibuka oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada 23 Juni.

Selanjutnya pada 25 Juni, JMSI menggelar diskusi yang membahas tantangan media siber di era pandemi, dengan dengan menghadirkan dua pembicara yakni pendiri CekNRicek Ilham Bintang dan pendiri Jagaters Joko Intarto.

Lebih lanjut, dalam sambutannya, Gubernur Anies Baswedan mengingatkan bahwa terlepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, tantangan utama yang dihadapi media massa di era digital tetap sama. Yaitu, penghormatan terhadap etika jurnalistik.

BACA JUGA:  LSF : Melalui Sensor Mandiri Masyarakat dapat Memilih Tayangan yang Sesuai

“Tantangan terbesar di dunia digital ini adalah soal kaidah jurnalistik dan ekosistem pers yang harus dijaga untuk tetap sehat. Sehingga kita (media massa) tidak terpaku sekadar untuk menggulirkan informasi demi sensasi, tapi untuk menjadi bagian dari menghadirkan informasi yang objektif, akurat, dan mencerdaskan,” urainya.

“Media massa digital harus tetap tegak pada prinsipnya, jadi jembatan dan menampilkan fakta apa adanya dan fakta yang mencerahkan. Sehingga diharapkan budaya literasi masyarakat juga dapat terbangun dan nantinya bisa ikut memajukan bangsa,” demikian Gubernur Anies Baswedan.

Rilis JMSI

 

Pos terkait