Giliran Lapas Amuntai dapat APD dari Ketua DPRD Kalsel

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Amuntai- Keperdulian Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)  H. Supian HK terhadap penanggulangan dan memutus mata rantai menularnya virus corona atau Covid-19, patut di acungi jempol. Pasalnya,sesudah menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD), masker dan handsanitizen berserta tissu basah kepada jajaran  Polda beserta Polres se Kalsel dan beberapa Puskesmas.

Kembali H. Supian HK yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DPD Partai Golkar Propinsi Kalsel ini  mengunjungi Lembaga Permasyarakatan (LP) Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu (20/5) sore. Kini giliran LP Amuntai ayng mendapatkan  bantuan APD, handsanitizer dan tissu basah dari salah seorang tokoh di kabupaten HSU ini.

Menurut Ketua DPRD Kalsel, kunjungannya kali ini, bukan hanya untuk  menyerahkan bantuan, tetapi sekaligus memonitoring langsung keadaan tempat pembinaan orang nasibnya kurang beruntung.

BACA JUGA:  Kenaikan BPJS Menambah Beban Masyarakat

Supian HK mengharapkan bantuan yang diberikan ini, dapat digunakan sebaik-baiknya dan dapat mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di LP Amuntai.

Dia pun mengharapkan baju Hazmat  yang diberikan  jangan sampai dipakai atau digunakan. “ Jika digunakan berarti ada yang  positif, kita berharap dan berdoa jangan sampai ada yang terpapar positif di sini,” ujarnya seraya menambahkan semoga wabah ini cepat berlalu.

Ketua DPRD Kalsel ini juga memuji dengan keadaan aman dan kondusif serta bersih di LP Amuntai. Dia meminta keadaan ini supaya dipertahankan dan kalau bisa di tingkatkan lagi.

Sementara Kepala LP Amuntai, Dwi Hartono, A, Md, IP, SH, MH, mengucapkan terima kasih atas kunjungannya sekaligus menyerahkan bantuan dari orang nomor satu di DPRD Kalsel ini.

BACA JUGA:  New Normal Butuh Kordinasi, Kolaborasi dan Kerjasama antara Pemerintah dan Stakeholder

“Semoga  bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat mencegah tertularnya virus corona atau Covid-19 di LP Amuntai ini,” ucapnya.

Sekarang untuk mencegah tertuarnya virus tersebut, kata Dwi Hartono, keluarga yang ingin mengunjungi warga binaan tidak dapat lagi bertatap muka langsung. “Mereka hanya bisa bertatap muka melalui hp video call,” terangnya.

Diungkapkanya,jumlah warga binaan pada LP Amuntai saat ada  457 orang, terdiri 445 laki-laki dan 12 perempuan.

 

Reporter : Darma Setiawan

Editor : Didin Ariyadi

Pos terkait