Sementara itu, Ketua Panpelpus HPN 2020 Auri jaya mengatakan dimajukannya jadwal kehadiran Presiden Jokowi tersebut tidak mengubah berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh Panpelpus dan Panpelda serta Pemerintah Provinsi Kalsel. Panitia hanya menyesuaikan waktunya pelaksanaannya. Konvensi Media Massa sebagai salah satu kegiatan utama HPN 2020, misalnya, yang sebelumnya dilaksanakan 8 Februari pagi kemudian digeser setelah acara dengan Presiden Jokowi itu.
Demikian pula Seminar Stunting di hari yang sama juga digeser dari semula pagi hingga siang menjadi siang sampai sore hari. Seminar yang diadakan di RSUD Ulin Banjarmasin itu akan dibuka oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang juga sebagai keynote speaker. Pembicara yang tampil antara lain Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Dirut Perum Bulog Budi Waseso, Rektor Universitas Yarsi Jakarta Prof dr Fasli Jalal, Ph.D, Direktur Komunikasi Danone Indonesia Rief Mujahidin, dan Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Pambudy.
“Rangkaian acara lainnya tidak banyak mengalami perubahan. Jadi, meskipun Bapak Presiden akan berada di Arena HPN pada 8 Februari, kami yakin acara lainya hingga 9 Februari akan berjalan sesuai rencana. Kami bersama Panpelda dan Pemprov Kalsel selaku tuan rumah telah instensif berkoordinasi menyiapkan berbagai kegiatan untuk menyukseskan peringatan HPN 2020 yang rangkaian acaranya digelar pada 6-9 Februari,” jelas Auri Jaya.
Editor : Hamdani
(Humas HPN)



















