Siapa Nindya ? Balon Gubernur Sandal Kapit

  • Whatsapp
kandidat

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Nama Nindya Nazara memang tidak setenar Denny Indrayana dan Sahbirin Noor atau Paman Birin sebagai kandidat yang ingin bertarung pada Pilkada Gubernur tahun 2020 mendatang. Maklum, pria kelahiran Banjarmasin 51 tahun silam ini lebih banyak waktunya di ibu kota Jakarta.

Meski sempat berkuliah di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, namun sejak pendidikan dasar (SD) hingga gelar masternya di peroleh di Universitas Indonesia dan juga STIE YAI Jakarta.

Mengambil konsentrasi keilmuan ekonomi, Master Hukum Bisnis dan Master Marketing Management, dirinya sempat menduduki berbagai jabatan penting di beberapa perbankan, perusahaan multi nasional hingga BUMN.

Tercatat, anak dari pasangan H Baharuddin SH dan Hj Mariatin Saberan ini pernah menjabat sebagai Direktur dan Direktur Utama pada 12 Perusahaan, di antaranya Astra Financial Service, Bank Arya, Bank Of Nova Scotia Canada, Permodalan Nasional Madani (Persero), Adira Finance, PKES DPBS Bank Indonesia, Baramega Group, Tunas Group dan GB Group.

Bukan itu saja,ia juga sempat menjadi kandidat Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan Penasehat KPK, serta Staff Ahli Menteri ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) dan aktivis didunia Ekonomi Syariah sebagai Direktur Eksekutif Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES) aviliasi Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, Kementerian Koperasi KUKM RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI) & stakeholders Ekonomi Syariah.

BACA JUGA:  Pemuda Martapura ini Raih Omset Miliar Perbulan dari Online Shop

Sementara itu, pada dunia politik Nindya pernah sebagai anggota Partai politik PDI & PDIP, Partai Indonesia Sejahtera (PIS) dan Partai Perindo. Pada Pemilu 2001 yang lalu melalui partai PIS, dirinya maju sebagai Caleg DPR RI Dapil Jabar VII nomor urut 4 dan Caleg DPR RI Pemilu 2019 Partai Perindo Dapil Kalsel II nomor urut 1 yang mencakup Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu serta Kabupaten Kotabaru.

Berbekal pengalaman inilah, Nindya mendafarkan diri sebagai Bakal Calon gubernur (Balon) pada Pilkada Kalsel 2020 mendatang. Dan untuk mewujudkan itu, dirinya sudah menyerahkan formulir pendaftaran ke Partai PDI Perjuangan dan Nasdem.

“ PKS menunggu gelombang ke dua, sudah ada pertemuan dengan sesepuh PPP, pak Rudy Ariffin sedangkan partai lain akan menyusul, “ ujarnya kepada Wartaniaga.com.

BACA JUGA:  Mengabdi untuk Banua, Menjadikan Banjarbaru Juara

kandidat yang ingin bertarung pada Pilkada Gubernur tahun 2020

ia yakin jika terpilih nanti akan mampu mebawa perekonomian Kalsel lebih baik dan maju.
“ Mimpi saya membangun peradaban Banua, yang akan menghantarkan Kalsel kepada perubahan total yg menyeluruh menuju modernisasi, ekonomi yang maju, sejahtera, kepastian hukum dan menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan untuk kemakmuran masyarakat Kalsel” ungkapnya

Sementara itu, terkait slogan “ Gubernur Sandal Kapit” Nindya mengartikannya akan menjadi pejabat yang pro rakyat, mau turun ke masyarakat membaur untuk menyerap aspirasi mereka.

Bersama beberapa tokoh Banua
Bersama beberapa tokoh Banua

“ Sebagai calon gubernur nanti saya akan turun setiap hari blusukan ke rumah warga, pasar, gang sempit, sungai, rawa, sawah, ladang, dan semua aktivitas warga dengan besandal kapit (sendal jepit),” jelasnya.
Dikatakannya, in merupakan bentuk empati dan kedekatan kepada warga dan masyarakat bawah untuk bersama-sama berjuang melawan segala bentuk politik uang.

BACA JUGA:  Potret Kecantikan Wanita Dayak di Festival Pesona Budaya Borneo 2

Bahkan, demi mewujudkan keingainannya itu, jika nantinya tidak mendapatkan partai pengusung dirinya akan maju dari jalur independen. “ Demi kemajuan Banua bila pada akhirnya tidak mendapatkan partai pengusung saya akan maju melalui jalur perseorangan,” katanya mengakhiri.

VISI MISI & NILAI-NILAI :
Moto (motto) :
“Kontribusi bagi sesama membuat hidup lebih bermakna, membangun peradaban BANUA &
mewariskannya untuk anak bangsa”.

Visi (vision) :
Menuju masyarakat yang ber-keadilan, keseimbangan dan kemaslahatan dengan kemakmuran dan modernisasi di-Kalimantan Selatan.

Misi (mission) :
1. Human Emphathy (program pembangunan manusia Banua)
2. Integrated Infrastucture Development (program pembangunan infrastruktur)
3. Economic Growth (program pembangunan ekonomi, sosial & budaya)
4. Law Enforcement (program kepastian hukum yang konsisten)
5. World Class Modern Smart City (menuju kota yang modern kelas dunia)

Nilai-nilai luhur Ke-Banuaan (nation values) :
Pondasi yang kokoh dengan dasar (basic fundamental) nilai-nilai luhur kearifan lokal
(traditional spiritual basis) sebagai nation of culture, menuju kepada kearifan lokal dan
integritas Banua.

Editor : Didin Ariyadi

Pos terkait