Cerita Reni, Wanita Pebisnis Kue Arem Arem Kebanjiran Order

  • Whatsapp
Kue Arem Arem

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Puluhan kue khas Banjar yakni arem arem tersusun rapi diatas baki plastik untuk dijajakan kepada pembeli warung tradisional milik Reni Puspita Sari yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banjamasin Tengah.

Kue yang terbuat dari adonan nasi dan bahan pelengkap sayur, serta ayam dengan bungkusan daun pisang berwarna hijau gelap yang siap dikukus itu menjadi ladang berkah bafi Reni.

Kue Arem Arem dinilai dapat menjadi alternatif bagi para wirausaha untuk meraih kesuksesan dibidang binis kuliner.

Reni Puspita Sari mengaku sudah 6 tahun lamanya menekuni usaha arem arem untuk dijual kepada pelanggannya, setiap harinya hampir 1000 orderan arem-arem yang diterimanya.

BACA JUGA:  Cerita Mahyudin, Mengais Rezeki dari Bisnis Jahit

Wanita Pebisnis Kue Arem Arem Dengan Harga yang Murah

“Kurang lebih enam tahun lamanya sudah menjalankan usaha kuliner arem arem ini, dan di pasarkan ke pelanggan. Karena saya sudah punya pelanggan tetap untuk tiap hari order di Jalan Perintis Kemerdekaan, Depot Kue Udin Acut dari orderan 300-500 sampai 1000 orderan tiap hari,”ucapnya kepada wartawan wartaniaga.com saat dijumpai dirumahnya, Selasa (3/12).

Kue Arem Arem

Ibu dari dua orang anak ini mengaku mudah untuk memasarkan kue arem arem, apalagi tidak menghabiskan modal yang sangat besar, bahkan bahan-bahan yang dicari pun sangat mudah di dapat.

“Arem-arem ini sangat mudah didapat untuk bahannya, komposisi nya itu cuma nasi, ayam yang sudah dikukus beserta tempe dan sayur mayur lalu dibungkus menggunakan daun pisang, hanya perlu waktu tiga jam pengukusan,”katanya.

BACA JUGA:  Memilukan Nasib Veteran, Ngantor Harus Naik Tangga ke Lantai 3

Reni mengungkapkan harga arem-arem sendiri dibanderol dengan harga yang cukup murah, ia menyebut, untuk isian ayam, tempe Rp 2000, kalau full ayam Rp 2500.

“Harga sangat cukup murah, karena kita tidak mengambil untung banyak. Untuk bisa menghidupi anak dan makan sudah Alhamdulillah, mudah-mudahan usaha arem-arem ini bisa lancar,”tutupnya.

Reporter : Aya
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Aya

Pos terkait