Aplikasi ‘Bakulkas’ Permudah Sekolah Untuk Rekapitulasi Dana BOS

  • Whatsapp
dana bos

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Mengatasi kesulitan dalam rekapitulasi pengoperasian dana BOS. Dinas Pendidikan Kota Banjarmasn melaunching aplikasi Bakulkas, yang merupakan alat untuk mempermudah pihak sekolah dalam merencanakan, mengolah, melaksanakan, dan melaporkan hasil dari dana BOS.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin M Sarwani mengatakan, aplikasi ini berguna untuk lebih mengefektifkan tata kelola dana Bos, seperti tranparansi pengaliran dana bos dalam mengontrol keuangan, dalam penyusunan RKS dari pihak sekolah, serta mengevaluasi.

aplikasi buat permudah guru

“Dengan adanya aplikasi Bakulkas ini, semua yang berkenaan dengan Dana Bos bisa terkontrol dan akan mengurangi kesalahan atau kekurangan data laporan,” ucapnya disela launching dan sosialisasi Aplikasi Bakulkas di Hotel Nassa, Banjarmasin (12/12).

BACA JUGA:  Najwa Shihab Jelaskan Pentingnya Literasi Kaum Millineal

Menurutnya biasanya kesalahan tersebut terjadi karena berkas untuk melengkapi laporan aliran dana BOS itu hilang atau tidak lengkap, sehingga pihak sekolah kesulitan dalam melakukan pelaporan.

Ia membeberkan ada 208 negeri ditambah 50 swasta untuk sekolah SD, belum termasuk SMP. “Jadi ada ratusan sekolah lah nanti yang memakai aplikasi ini mulai tahun depan,” tambahnya.

Sarwani mengatakan sebelum launching ini dilakukan pihaknya sudah memberi pelatihan terhadap operator sekolah agar bisa lebih maksimal dalam penggunaan aplikasi Bakulkas ini. Ia menargetkan tahun 2020 aplikasi tersebut sudah efektif digunakan di setiap sekolah yang ada di Banjarmasin.dana bos2

Untuk jumlah dana BOS yang diterima sekolah, Sarwani menyebut tergantung dari jumlah siswa yang ada di sekolah.
Makin banyak jumlah siswa yang ditampungnya, makin besar bantuan yang diterima.

BACA JUGA:  Membaca Dapat Meningkatkan Potensi Diri Menghilangkan Stres

“Begitu juga sebaliknya, jika jumlah siswanya sedikit, maka bantuan yang diterima sekolah itu juga sedikit,” paparnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Menyambut baik atas peresmian penggunaan aplikasi tersebut di lingkungan sekolah untuk mempermudah pelaporan penggunaan dana BOS.

Menurutnya setiap tahun dana BOS menjadi masalah tersendiri bagi pihak sekolah, pasalnya sering terjadi kesalahan dan kekurangan data ketika penyampaian laporan pertanggung jawaban kepada Dinas Pendidikan.

“Pertanggung jawaban dana BOS seringkali menjadi kendala bagi pihak sekolah, hal ini membuat dampak negatif bagi serapan Dinas Pendidikan sendiri,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya aplikasi ini bisa mempermudah kinerja operator sekolah dalam melakukan pelaporan dana BOS pada Dinas Pendidikan. “Semoga hal ini menjadi pacuan bagi kita semua dalam pengelolaan dana BOS agar lebih baik lagi,” pungkas Ibnu.

BACA JUGA:  Berdasar Survey World Giving, Indonesia Negara Paling Dermawan di Dunia

Reporter : Zakiri
Editor : Hamdani
Foto : Zakiri

Pos terkait