logo wartaniaga

Serangga Turut Andil Dongkrak Produktivitas Sawit di Bali

Serangga Turut Andil Dongkrak Produktivitas Sawit di Bali

Wartaniaga.com, Bali – Industri minyak sawit turut andil dalam perekonomian serta berperan dalam pengentasan kemiskinan. Indonesia bahkan disebut sebagai produsen kelapa sawit di dunia. Dalam rendemen minyak sawit juga sangat dipengaruhi oleh keberhasilan penyerbukan bunga kelapa sawit yang sangat bergantung kepada serangga. Tidak efektifnya penyerbukan menyebabkan banyaknya buah partenokarpi atau tidak berbiji dengan kandungan minyak yang rendah.

Vice President of Sustainability PT Astra Agro Lestari Tbk Bandung Sahari mengatakan, rendemen minyak sawit juga sangat dipengaruhi oleh keberhasilan penyerbukan bunga kelapa sawit yang sangat bergantung kepada serangga, , dari penelitian global serangga polinator sedang mengalami penurunan populasi global. Penelitian itu juga mengungkap bahwa penurunan populasi serangga penyerbuk akan berdampak pada pangan, termasuk juga tanaman kelapa sawit.

BACA JUGA:  Dani’s Jimbaran Sediakan Menu Khas Jimbaran Bali

Menurutnya, tantangan terkini yang dihadapi oleh industri agribisnis seperti kelapa sawit salah satunya adalah hama. Hama mengganggu proses pertumbuhan tanaman sehingga produktivitas kelapa sawit menjadi turun. Hal ini tentu saja menyebabkan pendapatan petani plasma dan swadaya juga ikut menurun dan mengancam kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Bandung menjelaskan pemanfaatan hama juga menjadi upaya serius yang dilakukan Astra Agro dengan melakukan penelitian dan sistem digitalisasi antisipasi serangan hama guna meningkatkan produktivitas tanamannya. Menurut Bandung, Pengendalian hama dengan parasitoid yang dilakukan Astra Agro mampu menekan biaya aplikasi pestisida Oleh perusahaan.

“Jika tidak segera ditangani dengan baik dalam jangka panjang akan mengancam keberlanjutan produktivitas minyak sawit dan lingkungan jika pestisida menjadi pilihan utama. Oleh karena itu penelitian yang menunjang pengendalian hama ramah lingkungan menjadi urgent,” terangnya kepada Wartaniaga.com, Selasa (8/10).

BACA JUGA:  Resesi Eropa Dikhawatirkan Berdampak Kepada Perekonomian Indonesia

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Entomologi Indonesia, Prof. Dr. Damayanti Buchori mengatakan terobosan pemanfaatan serangga berguna untuk mendorong produktivitas sawit dan perlu dikembangkan lebih lanjut. Selain untuk menjaga tanaman budidaya, juga pada akhirnya memberikan manfaat kepada masyarakat. Menurutnya, Indonesia memiliki ahli-ahli serangga yang mumpuni, hanya saja masih sedikit yang menekuni sawit.

Senada dengan Damayanti, Arfie Thahar dari Badan Pengelola Dana Kelapa Sawit (BDPKS) mengemukakan, BPDKS siap mendukung upaya untuk optimalisasi produksi minyak sawit termasuk dalam mengatasi serangan hama dan optimalisasi efektifitas. Menurut Arfie, BPDKS telah membangun roadmap jangka Panjang untuk pendanaan riset-riset yang diperlukan untuk mendongkrak produktivitas minyak sawit secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  PWI Pusat Temui Sekjen Kominfo Untuk Bahas HPN 2020

Editor : Mukta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *