Puting Beliung Hancurkan Puluhan Rumah di Batola dan Martapura

  • Whatsapp
Puting Beliung Hancurkan Puluhan Rumah di Batola dan Martapura

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan menyebutkan, serangan puting beliung di Kalsel belum lama ini telah banyak merusak pemukiman warga. Sedikitnya ada 30 lebih rumah diterjang angin yang biasa muncul dalam pergantian musim (pancaroba) itu.

Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, Wahyuddin Noor, mengatakan musim peralihan ini memang sering terjadi puting beliung, sehingga membuat sejumlah daerah di Kalsel dikhawatirkan terkena dampak angin itu. Martapura dan Marabahan merupakan yang tempat rawan terjadi angin dahsyat itu.

Muat Lebih

BACA JUGA:  Naik Peringkat HSS, Raih KLA Predikat Madya

“Betul, biasanya kalau transisi peralihan musim pasti ada, makanya kita sudah siapkan antisipasi apabila ada kejadian seperti ini lagi,” ujarnya kepada Wartaniaga.com via ponsel, Jumat (5/10).

Puting Beliung Hancurkan Puluhan Rumah di Batola dan Martapura

Dalam menganggulangi hal ini, Wahyu mengungkapkan ketersediaan logistik juga diperlukan dalam mengantisipasi apabila kejadian serupa kembali terjadi, hingga kini, pihaknya sudah mempersiapkan ketersediaan pangan agar dikirim segera ketempat yang terkena dampak musibah angin puting beliung.

“Kami sudh kirimkan bantuan berupa logistik untuk masyarakat disana agar tidak mereka bisa bertahan dengan kondisi ini,” ungkapnya.

Bahkan, Pihak BPBD Kalsel sudah menyetok bantuan logistik lainnya untuk disumbangkan kepada korban yang mengalami musibah tersebut hingga membuat banyak kerugian. Selain itu, terpaan angin kencang  sempat juga membuat dinding dan atap beterbangan diatas langit.

BACA JUGA:  Peringati HUT Ke-63 Kodam VI/Mulawarman, Kodim 1001/HSU-BLG Bagikan 2 500 Masker Gratis

“Ya betul, sumbangan yang berikan itu langsung dari Gubernur Kalsel, sempat kita liat fasilitas rumah beterbangan kemana-mna, rugi kan jadinya,” tandasnya.

Ia juga mengutarakan tempat yang paling terkena dampak akibat bencana musibah angin puting beliung ini antara lain Anjir Muara sebanyak 9 Kepala keluarga (KK), serta Anjir pasar terkena 18 KK, dan Marabahan 2 KK hingga 5 KK di Kecamatan Bakumpai.

“Batola parah lagi, sampai puluhan buah rumah rusak total tapi kita sudah pantau kesana dan bantuan makanan akan segara datang kesana,” tandasnya.

Sebelumnya, berita puting beliung ini menghantam Desa Martapura lama dan Desa Sungai Tabuk dua hari yang lalu, akibatnya tiga rumah menjadi rusak berat, Namun beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

BACA JUGA:  Dinas Pertanian HSU : Vaksinasi Terhadap Unggas Sangat Perlu

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, tapi banyak rumah warga yang rusak total dan tidak layak huni di wilayahnya itu,” pungkasnya.

Hingga saat ini, dari peristiwa yang menimpa wilayah kabupaten Banjar dan Batola berjumlah dua puluh delapan rumah yang rusak serta tidak layak huni dalam tiga hari terakhir, selain itu, pihak BPBD Kalsel sudah melakukann antisipasi dengan memberikan makanan dan posko untuk korban angin puting beliung kemarin.

“BPBD sudah bangunkan posko untuk masyarakat dan rata-rata kerusakan dialami mereka mencapai 80 persen, kedepannya mudah-mudahan  ini yang terakhir,” tutupnya.

Reporter : Riswan
Editor      : Hamdani
Foto        : Riswan

L

Pos terkait