Pedagang Sudimampir Pertanyakan Relokasi

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Keinginan pemko Banjarmasin untuk menata pasar Ujung Murung dan Sudimampir mendapat reaksi dari dari para pedagang. Ketua Persatuan Pedagang Sudimampir, H Anang Hadrianoor mempertanyakan layak dan tidaknya pasar Sudimampir ditata ulang.

” Kalau untuk Sudimampir rasanya masih layak untuk kami tempati, masih kokoh” ujarnya saat ditemui wartaniaga.com di tokonya kawasan pasar Sudimampir.

Muat Lebih

Dikatakannya, keinginan pemko Banjarmasin untuk menata pasar Ujung Murung dan Sudimampir sudah ada sejak  beberapa tahun lalu, tetapi masih belum terlaksana. Namun, jika memang pada tahun ini akan dilakukan penataan pihaknya meminta agar pemko  Banjarmasin jangan asal-asalan memilih lokasi penampungan.

BACA JUGA:  Subhan Rizky Kenalkan Terapi Tapping

“ Pengalaman kami saat renovasi pasar Sudimampir ditahun 1990 an yang lalu, kami ditempatkan di lapangan Kamboja, selain sepi pembeli juga keamanannya tidak terjamin” tutur pria yang kini berusia 66 tahun ini

Menurutnya, jumlah pedagang yang ada di pasar Sudimampir ada sekitar 300 an orang belum ditambah pasar Ujung Murung jadi bisa mencapai ribuan jadi perlu lahan yang cukup luas untuk menampung para pedagang.

H Anang Hadrianoor

“  Selain letak yang strategis, pemko juga harus mencarikan tempat penampungan yang luas sebab jumlah pedagang 2 pasar ini bisa mencapai ribuan” katanya.

Sementara itu salah seorang pedagang pasar Ujung Murung yang tidak ingin disebutkan namanya menilai keinginan Pemko Banjarmasin untuk menata kedua pasar ini tidak tepat waktu.

BACA JUGA:  Rp. 147 Miliar untuk Sultan Suriansyah

“ Saat ini saja kami berjualan sepi, apalagi kalau nantinya akan direlokasi. Jangan sampai nasib kami seperti pasar Blauran yang hampir mati. Jadi saat ini belum tepat waktunya kami dipindahkan” keluhnya.

Dirinya mempertanyakan, apakah  kawasan relokasi  itu nantinya mampu menampung ribuan pedagang dan Pemko Banjarmasin  dapat menjamin pembeli akan datang ke sana.

“ Kami harus mengeluarkan biaya ekstra  mulai dari renovasi sampai mencarikan gudang untuk menampung barang-barang kami yang tidak dapat diletakan relokasi karena biasanya toko sementara ukurannya kecil” bebernya seraya menambahkan mengeluarkan diawal sedangkan pendapatan kami di sana belum tentu.

Apalagi katanya, jika nantinya sudah jadi pasar yang baru kami harus menebus. “Bagaimana nasib kami yang saat ini saja omset selalu menurun” tandasnya

BACA JUGA:  Ini Cabang Olahraga yang Diperlombakan di Fornas 2017 Banjarmasin

Reporter : Meiriyanti

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Meiriyanti

Pos terkait