Marketing Obat-Obatan Akan Aktifkan Kembali Idaban

  • Whatsapp
Beberapa pengurus Idaban saat mengadakan pertemuan, Ju'at (9/3) di Banjarmasin. Foto : Edy Dharmawan

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Staf pemasaran obat ethical, biasa disebut medical representative (MR) atau detailer adalah pekerjaan yang tidak banyak dilakukan orang. Meski demikian, ternyata di Banjarmasin terdapat Ikatan Detailer Banjarmasin (Idaban) yang telah dibentuk sejak 1998 yang lalu. Namun, sejak beberapa tahun belakang organisasi ini tidak aktif karena beberapa pengurus yang tidak lagi berada di Banjarmasin.

Untuk itu, Ketua Idaban Banjarmasin, Murdiani Tarigan, akan mengumpulkan dan mengaktifkan kembali organisasi yang saat tercatat memiliki 70 anggota ini. Mengawali langkah itu, dirinya bersama beberapa anggota melakukan pertemuan di salah satu kawasan kuliner di Banjarmasin, Jum’at sore (9/3).

Muat Lebih

BACA JUGA:  Tolak Tambang Meratus, Masyarakat Kalsel Kirim Uang Receh ke Menteri ESDM

Menurutnya, pertemuan ini merupakan langkah awal untuk mengaktifkan kembali Idaban dan direncanakan akan mengadakan pertemuan besar di bulan April mendatang.

“ Tujuan rapat hari  ini selain bersilaturahmi kami juga berencana akan mengadakan pertemuan besar atau reuni dengan semua anggota yang ada di Banjarmaasin dan sekitarnya” terangnya kepada wartaniaga.com.

Meski belum menentukan tanggal pasti, pertemuan yang diikuti puluhan anggota ini memutuskan akan pada minggu ketiga bulan April sebagai waktu pelaksanaan reuni.

“Seringnya bertemu dalam satu pekerjaan, menunggu dokter selesai praktek, ketemu di rumah sakit menjadikan kami memiliki rasa kebersamaan sehingga pada tahun 1998 kami membentuk organisasi para pemasar obat-obatan yang kemudian di beri nama Idaban” terangnya.

BACA JUGA:  Ketujuh Kalinya PDAM Bandarmasih Raih WTP

Dan saat ini, lanjutnya sudah banyak dari para anggota yang tidak lagi berprofesi sebagai pemasar obat tetapi memilih profesi lain seperti marketing produk selain obat dan pengusaha.

“ Silaturrahmi itu nantinya akan membangkitkan kembali organisasi Idaban agar lebih dapat berkiprah untuk membantu sesama walaupun dari para anggota saat ini sudah tidak lagi berprofesi sebagai detailer” katanya.

Tariga berharap pertemuan itu nantinya  menghasilkan program kerja yang dapat membantu baik anggota Idaban  terlebih lagi masyarakat.

“ Direncanakan program yang kami buat lebih banyak bersifat sosial, baik bagi anggota terlebih lagi bermanfaat bagi masyarakat” bebernya.

Reporter : Edy Dharmawan

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Edy Dharmawan

BACA JUGA:  Reuni Idaban, Jalin Silaturahmi dalam Kebersamaan

 

Pos terkait