Barabai Dikepung Banjir, Aktifitas Ekonomi Warga Terganggu

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Barabai- Hujan yang mengguyur Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan sekitarnya sejak malam berdampak terhadap naiknya air ke pemukiman penduduk. Berdasarkan pantauan banjir hampir merata diseluruh kota Barabai.

Ketinggian air mulai dari 30 cm hingga 80 cm ini bahkan menggenang kawasan pertokoan di kota Apam ini. Para pedagang di kawasan pasar Barabai lebih banyak memilih menutup dagangannya, selain takut akan meluapnya air juga sepinya pembeli.

Muat Lebih

Syahab misalnya, memilh untuk tidak membuka tokonya karena takut air akan menggenang memasuki tokonya yang persisi berada di seberang pasar Barabai. Menurutnya, sejak hujan sore kemarin dirinya sudah tidak membuka toko sandal dan sepatu miliknya.

BACA JUGA:  Nmax Community Edukasi Keselamatan Berkendara

“ Sejak sore (sabtu,6/12, red)  kemarin hujan sangat lebat hingga pagi tadi dan air mulai meninggi sejak pagi jam 11 dan menggenang sampai ke jalan raya” ujar

Ditambahkan bapak 2 anak ini, selain bersiap-siap menjaga dagangannya jika air sampai memasuki toko juga karena tidak ada pembeli yang mau datang. “ Saya memilih untuk menjaga  toko saja dan hujan serta banjir seperti ini tidak akan ada pembeli yang datang” jelasnya

Dirinya memperkirakan ketinggian air akan semakin meningkat mengingat hingga sampai berita ini diturunkan belum terlihat tanda-tanda akan surut. Bahkan genangan air semakin meluas ke berbagai wilayah di sekitar kota Babarai.

Senada dengan Syahab, Wahdah warga Jalan Sarigading mengungkapkan hal yang sama dan memilih untuk tidak berjualan. Baginya, banjir ini sangat parah dibanding dengan tahun sebelumnya karena air sangat cepat meluap.

BACA JUGA:  Riam Bajandik, Wisata Alam yang Ramai Pengunjung

“ Rumah saya sudah hampir terendam, jika dilihat dari tanda-tandanya kemungkinan air akan semakin bertambah pasang. Ini saja sudah luapannya sudah semakin meluas dibandingkan pagi tadi dan banjir tahun ini saya rasa lebih parah dari tahun sebelumnya” katanya.

Reporter : Taufik

Editor :Didin Ariyadi

Foto : Taufik  

Pos terkait