Lagi, Tim BPOM Turun Awasi Pasar Jelang Lebaran

  • Whatsapp

WartaNiaga.com, Banjarmasin – Tim gabungan Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Perdagangan Kalsel, Badan Katahanan Pangan Serta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Kalsel melakukan pengawasan terhadap produk-produk yang beredar menjelang lebaran.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Pengawasan Perdagangan Dinas Perdagangan Kalsel Ir Hj Riaharti Zulfahani mengungkapkan bahwa dari beberapa titik yang didatangi tim semuanya terbilang aman.

Muat Lebih

“Hari ini kami melakukan pemeriksaan sebanyak 5 tempat, tidak ditemukan produk yang bermasalah baik dari sisi izin edarnya maupun tanggal kadaluarsa” ujarnya, senin (12/6).

BACA JUGA:  Honorer Pemko Banjarmasin tidak Terima THR

Dikatakanya, meski demikian pihaknya membawa beberapa contoh produk khususnya beras untuk dilakukan pemeriksaan dilaboraturium. Hal ini dilakukan untuk memastikan kandungan yang terdapat di dalammnya.

“Jika nantinya terbukti mengandung bahan berbahaya maka pedagang atau distributornya akan mendapatkan sanksi” katanya kepada sejumlah wartawan.

Diungkapkan Riaharti, tim ini akan selalu melakukan pemantauan hingga lebaran guna memastikan keamanan pangan dan parcel yang beredar di masyarakat.

“Kita berharap pedagang parcel, beras dan produk lainnya agar menjual barang yang menjamin keamanan bagi pembeli serta kesehatan dengan memeriksa tangal kadaluarsa dan izin edarnya” ujarnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Kalsel, Hasby Mahbara.SH mengatakan hendaknya masyarakat juga lebih teliti dalam membeli karena seringkali menjelang lebaranlah banyak beredar produk yang masa berlakunya habis.

BACA JUGA:  Di Banjarmasin, Obat Ranitidin Belum Ditarik

“Periksa dulu barang yang akan dibeli secara teliti, jangan tergiur pada penawaran potongan harga atau hadiah. Karena berdasarkan pengalaman kami, saat menjelang lebaran seperti ini cukup banyak produk yang beredar di pasaran sudah melewati masa berlaku” tuturnya
Dilain sisi menurutnya pedagang harus juga menjamin produk yang dijual aman bagi konsumen dan tidak merugikan kesehatan.

“Konsumen dilindungi oleh undang-undang No.8 Th 1999 tentang Perlindungan Konsumen, apabila pedagang menjual produk yang merugikan pembeli, maka bisa saja konsumen melaporkan kepada piha yang berjawib ”ungkapnya.

Reporter : ***
Editor : Edi Koesmono

Pos terkait