Loading...
2 views

Bank Sampah Tingkatkan Ekonomi Keluarga

WartaNiaga.com, Banjarmasin – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Banjarmasin bekerjasama dengan para mahasisiwa dari pecinta alam melaksanakan program sosilalisasi Bank Sampah.

Program ini dilaksanakan secara berkesinambungan, mengingat berdasarkan Badan Ksehatan Dunia atau WHO, Indonesia penyumbang sampah plastik no 2 terbesar di dunia, dari makanan ringan , pembungkus kado,nasi box, minuman dingin dan berbagai macam minuman mineral yang notabene menggunakan plastik.

“Sampah plastik menjadi perusak ekosistem lingkungan, baik disungai maupun didarat. Hal ini karena plastik tidak mudah hancur hingga lebih dari puluhan tahun. Untuk itulah pemerintah melalui badan lingkungan hidup menghimbau untuk tidak menggunakan barang yang berbahan plastik tersebut” ungkap Kasi Lingkungan, BLH Kota Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono SPI.

BACA JUGA:  Sertifikat Manajemen Air Minum Syarat Mutlak Direktur PDAM

Adanya sosialisasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat agar bisa pemanfaatan barang-barang berbahan plastik tersebut. Plastik berbagai jenis dikumpulkan, kemudian dipilah-pilah sesuai dengan pembagian dan katagori plastik itu.

Menurutnya, pemerintah kota bekerjasama dengan pihak ketiga yang bertugas membeli dan mengatur untuk memanfaatkan plastik-plastik itu. Untuk jenis plastik minuman air mineral dihargai 2500 rupiah perkilogramnya, dengan catatan sudah dalam keadaan bersih tanpa ada merk.

Sedangkan untuk plastik keras seperti bekas helm, bodi sepeda motor, ember atau jerigen yang sudah rusak dihargai hanya 200 rupiah per kilogramnya. Begitu juga masyarakat yang ingin mengumpulkan bisa ditampung melalui Bank Sampah.

Lebih lanjut, Wahyu menuturkan Bank sampah ini, dikelola oleh masyarakat dengan berkelompok dalam satu RT/RW bahkan dalam satu kelurahan. Sampah-sampah tersebut dipilah dengan mengelompokkan jenisnya dan ragamnya.

BACA JUGA:  Peringati Harganas, BKKBN Gelar Pameran Dagang
Loading...

“ Hasil dari pengumpulan akan diperhitungkan perbulan atau persemester. Dan dari hasil tabungan sampah ini diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga” harapnya. (Reporter: Edhi Darmawan / Editor: Didin Ariyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *