Wartaniaga.com, Paringin — Pemerintah Kabupaten Balangan mulai mempersiapkan diri menghadapi penilaian tahun 2027 dengan membentuk Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D). Dalam tahapan awal ini, Desa Mantuyan ditetapkan sebagai desa yang menjadi lokus pembinaan untuk periode 2026–2027.
Pembentukan tim tersebut ditandai dengan kegiatan sosialisasi dan pembentukan TPK2D yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan, Selasa (3/3/26). Kegiatan berlangsung di Sekretariat TP PKK Kabupaten Balangan, Kecamatan Paringin Selatan.
Kepala DP3A P2KB PMD Balangan, Rahmadi, mengatakan bahwa pembinaan menuju penilaian 2027 tidak hanya dilakukan oleh dinasnya, tetapi juga melibatkan kolaborasi lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.
“Kegiatan ini merupakan sosialisasi sekaligus pembentukan TPK2D. Salah satu desa yang dipilih untuk pembinaan menghadapi penilaian 2027 adalah Desa Mantuyan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Balangan menargetkan mampu mempertahankan capaian pada kategori utama dalam penilaian mendatang. Oleh karena itu, pembinaan akan dilakukan secara berkelanjutan sepanjang 2026 hingga 2027 dengan melibatkan seluruh SKPD terkait.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap saat penilaian nanti berbagai kekurangan yang sebelumnya masih ada dapat terpenuhi,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Mantuyan, Sahruji, menyatakan kesiapan pemerintah desa dalam mendukung program tersebut. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi langkah utama yang akan dilakukan.
“Persiapan utama kami adalah peningkatan SDM. Kami berharap seluruh unsur masyarakat, baik dari BKK, karang taruna, maupun elemen lainnya, dapat mendukung penuh kegiatan ini,” ungkapnya.
Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, Desa Mantuyan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memenuhi seluruh indikator yang dipersyaratkan dalam penilaian tahun 2027.
Reporter : Siti Nurjanah
Editor : Hariyadi




















