Ikhtiar RSUD Pangeran Jaya Sumitra Membasuh Wajah Buram Pelayanan Kesehatan

Wartaniaga.com, Kotabaru – Keluhan masyarakat terhadap karut-marut pelayanan kesehatan di Bumi Saijaan mulai mendapat jawaban konkret.

Pada Rabu, (21/1) manajemen RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS) Kotabaru mengonfirmasi tengah melakukan perombakan besar-besaran, menyasar aspek fasilitas hingga mentalitas tenaga medis.

Direktur RSUD PJS, drg. Adrian Wijaya, menegaskan pihaknya tidak menutup mata terhadap rentetan kritik tajam yang selama ini dialamatkan ke rumah sakit pelat merah tersebut.

Baginya, kritik publik bukanlah serangan, melainkan “obat” untuk mendiagnosis kelemahan tata kelola rumah sakit.

“Kami berkomitmen penuh melakukan perbaikan. Evaluasi internal sudah berjalan. Target kami jelas, masyarakat yang berobat ke sini harus dilayani secara humanis dan profesional,” ujar Adrian.

Transformasi ini mencakup penyederhanaan alur birokrasi pendaftaran yang selama ini dianggap berbelit, hingga peningkatan kecepatan respons tenaga medis di ruang perawatan. Adrian berambisi mengembalikan kepercayaan publik agar RSUD PJS benar-benar menjadi tumpuan andalan warga Kotabaru.

Namun, gerakan “bersih-bersih” ini ternyata tidak berhenti di level kabupaten.

Dinas Kesehatan Kotabaru turut melakukan supervisi ketat ke seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak mengungkapkan bahwa semangat transformasi ini harus merata hingga ke pelosok.

Menurutnya, puskesmas adalah garda terdepan yang paling sering bersentuhan langsung dengan warga desa.

“Bukan cuma rumah sakit, seluruh puskesmas di Kotabaru juga kami evaluasi total. Kami ingin standar pelayanan di kota dan kecamatan memiliki kualitas yang sama,” tegas Erwin.

Erwin menjelaskan bahwa sinkronisasi antara puskesmas dan RSUD sangat krusial agar sistem rujukan pasien berjalan mulus tanpa kendala administratif yang melelahkan.

Langkah ini, kata dia, merupakan instruksi langsung dari pimpinan daerah.

“Intinya, Bupati menginginkan masyarakat mendapatkan hak kesehatan dengan mudah. Pelayanan yang dulu dikeluhkan, sekarang perlahan kami ubah menjadi pelayanan yang memuaskan,” tutup Erwin.

Reporter: Anaq.
Editor: Hariyadi

Pos terkait