Wartaniaga.com,Kotabaru – Bupati Kotabaru Muhammad Rusli menunjukkan ambisinya dalam mengawal proyek strategis pertahanan di daerahnya.
Pada Selasa (20/1/26), ia turun langsung ke Desa Selaru, Kecamatan Pulau Laut Tengah, guna menyisir progres pembangunan Markas Komando Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 884/Saijaan.
Langkah “turun ke lapangan” ini dilakukan Rusli untuk memastikan infrastruktur militer tersebut berdiri presisi sesuai cetak biru.
Baginya, pengawasan rutin menjadi harga mati agar fasilitas yang menempati lahan hibah seluas 60 hektare milik pemerintah daerah tersebut rampung tepat waktu.
“Pemerintah daerah ingin memastikan progresnya berjalan sesuai ketentuan. Ini bukan sekadar membangun gedung, tapi memperkuat fondasi pertahanan di daerah kita,” ujar Rusli saat meninjau lokasi bersama Letkol Inf Priya Firmansyah.
Dalam inspeksi tersebut, Rusli memberikan perhatian khusus pada kesiapan fasilitas penunjang.
Ia menegaskan bahwa sokongan Pemerintah Kabupaten Kotabaru merupakan bagian dari komitmen menyukseskan program nasional di bidang pertahanan.
Namun, visi Rusli tidak berhenti di urusan barak dan persenjataan. Kehadirannya di lokasi juga bertujuan memetakan dampak ekonomi bagi warga lokal.
Ia memproyeksikan keberadaan markas yang bakal menampung sedikitnya 600 personel ini akan menjadi pemantik ekonomi baru bagi masyarakat Desa Selaru.
“Fokus kita adalah infrastruktur ini selesai dengan baik, sehingga sinergi antara TNI dan pemerintah daerah memberikan manfaat nyata, baik dari sisi keamanan maupun kesejahteraan warga sekitar,” pungkasnya.
Pembangunan Yonif 884/Saijaan ini diharapkan menjadi pilar baru yang mempertegas posisi Kotabaru sebagai wilayah strategis di gerbang laut Kalimantan, sekaligus menggerakkan roda usaha mikro di sekitarnya.
Reporter: Anaq.
Editor: Hariyadi




















