Waspadai Penipuan Digital Berbasis AI: Bank Kalsel Imbau Nasabah Lebih Cermat Lindungi Data Pribadi

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Masyarakat kini dihadapkan pada ancaman kejahatan siber yang semakin canggih. Salah satu modus terbaru yang marak terjadi adalah penipuan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), di mana pelaku memanfaatkan teknologi voice cloning dan video deepfake untuk meniru suara maupun wajah orang terdekat korban — mulai dari atasan, rekan kerja, hingga anggota keluarga.

Dengan kemampuan rekayasa digital yang semakin realistis, korban sering kali tertipu karena yakin sedang berinteraksi dengan orang yang mereka kenal. Modus ini umumnya digunakan untuk mengelabui korban agar memberikan data pribadi, kode OTP, PIN, atau melakukan transfer dana ke rekening pelaku.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menanggapi hal ini, Bank Kalsel mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut:

Verifikasi identitas pengirim pesan atau penelepon melalui nomor resmi atau saluran komunikasi pribadi yang sudah dikenal.

Jangan pernah membagikan kode OTP, PIN, password, atau data pribadi lainnya, termasuk kepada pihak yang mengaku dari bank.

Pastikan informasi hanya berasal dari kanal resmi Bank Kalsel, seperti website, call center, atau akun media sosial terverifikasi.

Bank Kalsel menegaskan bahwa seluruh komunikasi dan transaksi perbankan hanya dilakukan melalui kanal resmi. Jika menerima pesan, email, atau panggilan mencurigakan, masyarakat diminta segera melaporkannya ke pihak berwenang atau menghubungi layanan pelanggan Bank Kalsel.

Lindungi data pribadi Anda. Tetap waspada dan bijak dalam berkomunikasi di era digital — karena kewaspadaan adalah benteng utama dari penipuan berbasis teknologi.

Editor: Aditya
Sumber: IST

Pos terkait