Satgas Pangan Polda Kalsel Cek Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Antasari, Jaga Stabilitas dan Cegah Kecurangan

Satgas pangan Polda Kalsel saat inspeksi di Pasar Antasari (Foto : Humas Polda)

Wartaniaga.com, Banjarmasin — Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok penting (Bapokting), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan melakukan inspeksi langsung ke Pasar Antasari, Banjarmasin, pada Senin pagi (4/8).

Dipimpin oleh AKP Sufian Noor, SE, MM, bersama AKP Widodo Saputro, SH, tim turut melibatkan beberapa anggota Satgas, di antaranya Aiptu Ahmad Baihaki, SH, Brigadir Ridzahul Khairin, SH, MM, Brigadir Ary Fajar Nabrian, SH, MM, dan Brigadir David Kornianto, SH.

Pemeriksaan difokuskan pada ketersediaan dan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, bawang merah, cabai, daging sapi, dan ayam. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, SIK, SH, MH, melalui Dirreskrimsus Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, SIK, dan Kasubdit 1 Indagsi, AKBP Zaenal Arifien, SH, M.Ag.

AKP Sufian Noor menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preemtif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan distribusi pangan. “Kami ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan, spekulasi harga, atau bentuk kecurangan lain yang bisa merugikan masyarakat dan memicu inflasi,” ujarnya.

Selain pengecekan fisik, tim Satgas juga berdialog langsung dengan pedagang dan konsumen untuk mengidentifikasi kendala di lapangan, khususnya terkait pasokan dan harga. Dari hasil pemantauan hari ini, secara umum kondisi pasar dinilai stabil.

“Stok barang relatif aman dan harga masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Kami mengapresiasi para pedagang atas kerja samanya menjaga ekosistem pasar yang sehat,” tambah AKP Sufian.

Satgas Pangan Polda Kalsel berkomitmen untuk terus melakukan monitoring rutin di berbagai pasar tradisional maupun modern sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Selatan.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait