Buka Puasa Bersama, Walikota Aditya Mohon Pamit

Sebelum berbuka puasa Walikota Aditya berdoa bersama yang dibacakan oleh Guru Darat (Foto:EDH)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Buka Puasa bersama Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, dengan seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Bertempat di GOR Rudy Resnawan Jl Trikora, Banjarbaru, acara ini digelar selain buka puasa bersama juga sekaligus ajang silaturahmi sesama ASN dibulan yang penuh berkah ini, Senin (16/3).

Acara dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh Ustadz Muslih, selanjutnya sambutan oleh Walikota Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin atas nama pribadi mengucapkan terimakasih kepada seluruh hadirin.

“Atas nama pribadi Ulun (saya, red) mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu sekalian,” ucap Aditya.

Aditya berharap kebersamaan ini menjadi sinergi dan komitmen bersama dalam mencapai visi misi pembangunan Kota Banjarbaru yaitu Maju, Agamis dan Sejahtera atau Juara.

“Semoga dedikasi dan perhatian serta apa yang kita upayakan bersama-sama untuk kebaikan daerah kita bermanfaat luas dan berkelanjutan serta mendapat nilai ibadah di mata Allah SWT,” harapnya.

Selama 4 tahun memimpin Kota Banjarbaru, Aditya mengatakan banyak kenangan mulai penanganan Covid-19, bencana banjir dan tantangan masyarakat yang tidak sepemahaman.

“Selain buka puasa bersama dan ajang silaturahmi kami juga memohon pamit. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan petunjuknya kepada kita semua dalam mencapai keberhasilan melalui kebersamaan,” tandasnya.

Sementara itu, Ahmad Murni atau sering disapa Guru Darat dalam tausiyahnya memaparkan bahwa bulan Ramadan adalah bulan diwajibkan berpuasa untuk kaum mukminin.

“Puasa mendidik kita berlaku jujur intinya adalah taqwa dan yang terakhir hidup kita berakhir dengan kematian,” ucapnya.

Maka dari itu ujar Guru Darat, kita harus berhati-hati atau waspada, walaupun apa pekerjaan kita ada pertanggungjawaban di akherat nanti.

“Mudahan Allah memberi petunjuk jalan yang benar dan diberikan kebahagian baik didunia sampai dengan akherat,” pungkasnya.

Selanjutnya untuk mengambil berkah acara dibacakan doa oleh Guru Darat, buka puasa bersama dan diakhiri dengan Salat Magrib berjamaah.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait