Wartaniaga.com, Banjarbaru – Habib Abdurrahman bin Syekh Ali Masyhur bin Hafidz mendampingi sekaligus penterjemah Habib Umar bin Hafidh (Hadramaut, Tareem dalam acara Tabligh Akbar, di Masjid Agung al-Munawwarah Banjarbaru.
Dihadapan ribuan jamaah ia menyampaikan pesan Habib Umar bin Hafidz yang mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Banjarbaru di era kepemimpinan Walikota HM Aditya Mufti Ariffin.
Dimomen itu, Habib Abdurrahman mengungkapkan bahwa Habib Umar sangat mengapresiasi dan senang kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang sudah menjalankan Program Daurah, mengirimkan para Alim Ulama, Ustadz-Ustadzah untuk belajar ke Tareem, Hadramaut.
“Habib Umar senang gembira, lapang. Ini adalah yang kita mau. Sehingga ada terjalin persaudaraan, silahturahmi yang begitu baik. Mudah-mudahan selalu, Insya Allah, ini terbina. Insya Allah sampai akhir kiamat, kebaikan tersebut diberikan kebaikan Allah Subhanahu wa ta’ala,” ucapnya.
Selain itu, Habib Abdurrahman juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota Banjarbaru. Bahwa program yang digagas Walikota Aditya terus berkelanjutan. Sehingga diharapkan Ustadz-Ustadzah dari Banjarbaru dapat terus bersilahturahmi serta menambah ilmu agamanya.
“Mudahan-mudahan ini berkelanjutan. Amin. Ya bapak Walikota, pak Sekda. Mudah-mudahan berkelanjutan. Mudahan selalu mengirim orang-orang bisa mempunyai silahturahim dengan orang-orang Tareem,” harapnya.
Dengan daurah tersebut, selain menambahkan ilmu. Juga untuk dekat dengan ulama disana dan itu yang lebih utama daripada silahturahimnya. “Kesana biar terbina jalinan rapi antara kita disini dengan ulama-ulama di sana,” tandasnya.
Sebagaiamana diketahui, Walikota Banjarbaru Aditya telah menggagas “Program Daurah”yang merupakan program pemberian beasiswa belajar singkat ke Yaman dalam rangka peningkatan kapasitas ustad, guru agama dan penceramah. Program ini telah terlaksana sebanyak dua kali sejak dimulainya pada 2023 lalu.
Pertama pada tahun lalu, tercatat ada sebanyak 30 orang yang difasilitasi untuk berangkat ke Yaman. Kemudian terbaru pada 2024 ini, tepatnya awal Juli tadi, 30 orang turut diberangkatkan, dimana selama 40 hari daurah dilaksanakan diharapkan mereka dapat belajar dan menambah wawasan ke-Islaman langsung dari para ulama di sana.
Program Daurah sejatinya menjadi wujud nyata visi misi Banjarbaru JUARA (Maju, Agamis dan Sejahtera) yang dibawa di era kepemimpinan Walikota Aditya. Keberhasilan program ini telah membawa nama kota Banjarbaru dan citra yang positif hingga ke Negeri Seribu Wali.
Editor: Eddy Dharmawan



















