Haul H Abdussamad Sulaiman HB Ke-9 Dihadiri Ulama Besar Nasional

Wartaniaga.com,Marabahan – Peringatan Haul ke 9 H Abdussamad Sulaiman bin Haji Basirun berlangsung hikmat, Antusias jamaah haul dari berbagai Kabupaten dan Kota.

Acara peringatan haul berlangsung di Kubah Datu Abdussamad di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Sabtu (9/3/2024).

Di antara para undangan yang hadir, tampak unsur forkopimda, Alim Ulama dan habaib yang diantaranya Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf Solo, Habib Quraisy Baharun dari Cirebon, Habib Ali Zainal Abidin dari Surabaya, Habib Basim Al Athos dari Mekkah dan Habib Muhammad Al Habsyi dari Jakarta.

Habib Muhammad Assegaf dari Bangil, Habib Haidar Al Hamid dari Tanggul, Habib Fahmi Al Muhdhor dari Probolinggo, Habib Rifqy Alaydrus dari Jakarta, Habib Ali Alaydrus dari Banjarmasin dan Rombongan Ahbabul Musthofa Bangil.

Serta Gus Muhammad dari Bangil, KH Ahmad Sanusi Iberahim (Guru Jaro), KH Muhammad Qomaruddin (Guru Busu), KH As’aduddin, Guru Zulkifli, (Guru As’ad adik Guru KH Zuhdiannor) Guru Fahmi dan H. Mohammad Mobarak.

Ustadz H Mohammad Mubarak selanjutnya memimpin membaca surah Yasin dan tahlilan serta doa haul.

Kemudian dilanjutkan dengan tausiah dari Habib Quraisy Baharun sekaligus menceritakan pengalamannya bersama H Leman semasa hidup yang mana menurutnya sifatnya bisa untuk diteladani.

dilanjutkan tausiah dari Guru Jaro yang juga menceritakan tentang kebaikan mendiang H Leman dan usaha untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Banua.

Sementara itu, mewakili keluarga Hasnuryadi Sulaiman, berterima kasih dengan kehadiran jamaah Haul ayahanda.

Dia mengatakan ayahanda HA Sulaiman HB dilahirkan di Kota Banjarmasin pada 21 April 1948 silam.

Hasnuryadi menceritakan kisah ayahanda yang tak tamat SMP dan memupus impian menjadi atlet sepakbola.

Dibalik kisah pilu itu, niat almarhum ayahandanya yang kuat hingga mampu mendirikan perusahaan bernama Hasnur dan membentuk klub sepekabola PS Nusantara dan PS Barito Putera.

PT Hasnur disebutnya terdiri dari gabungan nama ayahnya, HA Sulaiman HB dan ibunda Nurhayati.

HA Sulaiman HB berpulang pada 14 Juni 2015 di Jakarta dann di makamkan di kawasan Kubah Datuk Abdusamad Marabahan.

Menurutnya banyak kenangan bersama ayahandanya, termasuk ayahandanya selalu berkomunikasi dengan Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf.

“Saya teringat pesan ayahanda agar selalu beribadah dan bershalawat,” Pungkasnya.

Editor:Ahmad Yani

Pos terkait

banner 468x60