Dinas Perpustakaan HSU Gelar Diskusi Buku Tionghoa Banjar dan Balaki Muntung

Diskusi Buku Tionghoa Banjar dan Balaki Muntung yang digelar Dinas Perpustakaan HSU di aula kantor dinas setempat, Rabu (23/11).

Wartaniaga.com. Amuntai -Menggandeng Lembaga Kajian Islam dan Kemasyarakatan ( LK3) Banjarmasin dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) serta Ambin Demokrasi , Dinas Perpustakaan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Diskusi Buku Tionghoa Banjar dan Balaki Muntung di Aula Dinas Perpustakaan HSU, Amuntai, Rabu (22/11).

Nurholis Majid salah satu pengarang buku Tionghoa Banjar,menyampaikan bahwa buku tersebut menceritakan tentang perjalanan kedatangan Tionghoa di tanah Banjarm

Menurutnya referensi tentang buku itu sangat sedikit,sehingga dalam perjalanan penyusunan buku tersebut dilakukan penggalian informasi secara lisan kepada tetuha atau sesepuh Tionghoa yang masih hidup, dari informasi lisan yang didapat tersebut dijadikan tulisan sehingga sejarah tersebut menjadi sejarah tertulis yang tentunya tidak akan hilang.

“Referensi soal itu sedikit sekali,karena itu kami terinspirasi mengumpulkan kawan-kawan,mumpung orang -orang Tionghoa yang tua -tua masih ada kami takuni secara lisan dan kami jadikan tulisan,” ujarnya.

Mengenai buku Balaki Muntung ,Nurholis menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan buku yang berisi nasehat-nasehat atau fatwa –fatwa dalam budaya Banjar yang bisa berupa kiasan kata-kata yang selalu disampaikan atau selalu terucap dari sesepuh atau orang tua dengan tujuan mendidik untuk menjadi baik.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten HSU H Karyanadi, mengucapan terima kasih atas kehadiran para pustakawan dan para pegiat leterasi baik dari Kabupaten HSU ataupun dari Provinsi serta mengapresiasi kegiatan ini.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan arti dan makna yang mendalam dalam memajukan leterasi di Kabupaten HSU ini.

” Mudah -mudahan kegiatan kita pada hari ini membawa arti dan makna yang semakin dalam tentang keinginan kita dalam memajukan literasi di HSU ini,”ucap Karyanadi.

Kegiatan yang bertujuan untuk mengemas dan memperkuat leterasi budaya ini selain dihadiri oleh Leterasi dan pustakawan didaerah juga dihadiri mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H.Abdul Haris Makki yang juga seorang pegiat literasi.

Reporter : Darma Setiawan
Editor : Aditya

Pos terkait

banner 468x60