Paman Birin Ajak Bergembira, Gema Maulid Hadirkan Ustadz Fikri Haikal

Wartaniaga.com,Banjarmasin– Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau Paman Birin ajak jemaah bergembira di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Hal ini disampaikan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini dalam sambutan di hari kesepuluh Gema Maulid 14 Malam 1445 H yang dilaksanakan di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, pada Senin (25/9) malam.

“La Tahzan. Jangan bersedih. Bergembira, itulah sejatinya kita dalam menjalani kehidupan ini,” tutur Paman Birin.

Dengan bergembira ujar Paman Birin, adalah bukti syukur pada nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Bergembira, adalah bukti bahwa kita mensyukuri nikmat Allah SWT. Apalagi di bulan ini, dimana umat Islam di seluruh penjuru dunia merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sang pembawa cahaya, pembawa kegembiraan,” ujar Paman Birin.

Tak lupa Paman Birin juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran jemaah, baik ASN lingkup Pemprov Kalsel, maupun masyarakat yang malam ini datang dari Antasan Senor, Sungai Ulin dan Mandiangin.

Adapun tausyiah pada maulid hari kesepuluh ini disampaikan oleh Ustadz Fikri Haikal, yang merupakan Putera Sulung dari Ustad Zainuddin MZ (Alm).

Ustadz Fikri dalam tausyiahnya menyampaikan tentang keutamaan Nabi Muhammad SAW yang menyandang predikat Rahmatan Lil Alamin.

“Kenapa Nabi Muhammad berpredikat Rahmatan Lil Alamin? Karena ajarannya adalah syariat islam untuk seluruh alam semesta,“ sampai beliau.

Ustadz Fikri juga menyampaikan bahwa apabila pada masa nabi-nabi terdahulu, Allah SWT mendatangkan bencana atau adzab apabila ada umat yang tidak mengikuti ajaran Islam.

Namun hal ini tidak berlaku kepada umat Nabi Muhammad SAW. Meskipun pada saat berdakwah dan menyampaikan syariat Islam, Nabi Muhammad SAW selalu menghadapi ujian yang sangat banyak dan beragam, namun beliau tetap sabar dan berdakwah.

“Bencana itu tidak terjadi kepada umat Nabi Muhammad SAW. Selama beliau hidup, bencana tidak Allah turunkan, meskipun beliau dihadapkan dengan berbagai ancaman,” sampainya.

Ustadz Fikri juga menyampaikan salah satu ciri pengikut Nabi Muhammad SAW.

“Akan datang dengan wajah yang berseri-seri, dan nanti Nabi Muhammad SAW akan dengan sendirinya memanggil umatnya,” ungkapnya.

Adapun wajah yang berseri-seri tersebut adalah wajah yang sering terkena wudhu untuk mendirikan sholat.

Ustadz Fikri juga mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang akhlaknya paling baik, yang tetap menjalankan ibadah meskipun beliau sudah dijamin akan masuk surga dan dihapus seluruh dosanya.

“Manusia yang akhlaknya paling baik, bermanfaat kepada masyarakat, paling hebat dalam urusan ibadah. Dan beliau masih melaksanakan sholat meskipun sudah mendapatkan jaminan ampun dari salah dan dosa,” sampai ustadz Fikri.

Perayaan maulid hari kesepuluh ini juga diisi dengan lantunan merdu habsyi oleh Grup Habsyi Irsyadul Fata dari Kabupaten Banjar, dan lantunan ayat suci Al-Qur’an dari Qori, Ahmad Baihaqi.

Editor : Eka Pertiwi
Sumber : Biro Adpim Setdaprov Kalsel

Pos terkait

banner 468x60