Kali ini kegiatan dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Limpasu, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, dan dihadiri oleh 50 orang peserta yang tergabung dalam beberapa gapoktan. Serta hadir juga Koordinator dan seluruh PPL BPP Limpasu dan juga Kabid Penyuluhan, Dinas Pertanian HST, serta Pengawal dan Pendamping SL Genta Organik dari SMK-PP Banjarbaru.
Di sekolah lapang ini peserta diajarkan pemahaman gerakan pertanian pro organik yang meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal. Gerakan ini mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah secara mandiri.
Salah satu peserta Ruspandi dari Kelompok Tani Baru Membangun mengatakan mendapat manfaat dari mengikuti Bimtek ini,
“Saya merasa senang karena bisa tahu bagaimana cara pembuatan pupuk organic, fungisida dan pestisida nabati. Karena cukup mudah dibuat dan bahan mudah di dapat sehingga nantinya dapat mengembangkan usaha tani di kelompok tani kami”, Katanya.
Di kesempatan terpisah Kepala SMK-PPN Banjarbaru, Budi Santoso mengharapkan bahwa ouput yang paling penting dari Bimtek ini, adalah materi yang sudah diperoleh selama kegiatan berlangsung nantinya dapat diimplementasikan di poktan masing-masing.
Selain itu diharapkan kegiatan ini semua peserta bersungguh sungguh dan semangat dalam mencari ilmu, sehingga setelah kegiatan SL ini, para peserta mempunyai keterampilan untuk membuat dan mengaplikasikan pupuk organic dan pestisida nabati secara mandiri.
Adapun materi yang didapat peserta SL dalam tiga hari pelaksanaan merupakan materi yang berkaitan dengan Genta Organik seperti materi Pupuk Organik Padat, Pupuk Organik Cair, pembuatan Pembenah Tanah dan Pestisida Nabati. Selain teori, peserta juga dibekali dengan praktik pembuatan pupuk Bokashi.
Sumber : Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru



















