BPN HSU Canangkan Program Gemapatas

“Kami berharap dengan dipasangnya patok tersebut dapat menghindari sengketa yang terjadi antara pemilik yang berbatasan maupun pihak-pihak yang lain, kami juga tegaskan bahwa memasang tanda batas bidang tanah itu adalah kewajiban masyarakat atau pemilik tanah,” ucapnya.

Sedangkan untuk spesifikasi patok tanda tanah, ia menjelaskan ketentuan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 3 tahun 1997 yang mencantumkan beberapa jenis patok yang dapat dipasang oleh masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Diantaranya patok beton, ada juga patok yang dibuat dari paralon yang diisi dengan beton dan besi, ada juga dari kayu, sedangkan untuk tanah yang sudah ada pagarnya baik dari beton atau kayu memang tidak diwajibkan untuk memasang tanda patok karena pagar itu sebagai tanda bukti bahwa itu adalah kekuasaan hak pemilik tanah,” tuturnya.

Sementara dalam kesempatannya, Pj Bupati HSU Raden Suria Fadliansyah menyampaikan, akan pentingnya batas tanah guna untuk menghindari berbagai konfilik yang mungkin saja terjadi.

“Ini salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kepastian hukum akan kepemilikan tanah, jadi dengan adanya patok atau batas tanah ini kita berharap tidak akan ada lagi sengketa yang terjadi” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan, kedepannya masyarakat dapat semakin menyadari perlunya berkoordinasi dengan aparat-aparat yang ada dalam menyelesaikan permasalahan salah satunya permasalahan kepemilikan tanah.

“Kita berharap nantinya dapat lebih baik lagi untuk menyelesaikan setiap masalah yang terjadi baik itu di desa untuk ditangani bersama-sama, saling berkoordinasi sehingga terciptanya suatu penyelesaian yang dapat menentramkan dan tidak ada pertikaian masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Darma Setiawan
Editor : Aditya

Pos terkait

banner 468x60