” Tentunya juga ada syarat-syarat yang harus dipatuhi, syarat-syarat itulah yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh desa Tegalrejo sehingga mendapatkan penghargaan ini,” jelas Sayed Jafar.
Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru H. Maulidiansyah menagatakan bersyukur Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir bisa memperoleh penghargaan tropy Proklim Kategori Utama.
“Sebenarnya kami sudah banyak membina desa, tetapi baru Desa Tegalrejo yang mampu masuk Proklim Utama nasional kategori tropy, “ucapnya.
Ditambahkannya, dengan diterimanya tropy Proklim oleh Desa Tegalrejo, maka secara otomatis juga mendapatkan insentif dari KLHK RI.
Oleh karena itu, ke depan pihaknya akan berupaya melahirkan desa-desa Proklim kategori tropy seperti Desa Sarang Tiung, Desa Semayap, Desa Dirgahayu, Desa Gunung Ulin dan desa-desa lainnya yang ada di kabupaten Kotabaru.
Ia berharap , penghargaan menjadi penyemangat paling tidak semua desa masuk desa Proklim dengan berbagai kriteria.
“Harapannya kalau semua desa masuk desa Proklim semua kategori, paling tidak persoalan-persoalan lingkungan bisa terkurangi. Masyarakat sadar dan siap bila situasi alam berubah tidak menentu, baik dari segi kesehatan dan ketahanan pangannya. Karena itu masuk salah satu penilaian desa itu masuk desa Proklim,” paparnya.





















