“Rata-rata barang yang didapat 90% dari lokal selebihnya dari luar Kalsel,”ungkap pria lulusan UNPAD ini, Ahad (25/9)
Sedangkan untuk menjual juga info dari komunitas pencinta dan penggemar barang-barang jadul, melalui media online, instagram, fb serta grup whatsapp di komunitasnya.

“Pernah saya ditelpon Ahmad Dhani, waktu itu saya tidak yakin karena waktu berbicara ditelepon singkat. Intinya dia mau beli alat musik jadul yang ada di galeri saya,”kenangnya waktu itu.
Setelah uang ditransfer lanjutnya, ternyata memang betul nama Ahmad Dhani yang muncul distruk transfernya. Ada juga Fadli Zon yang juga pernah membeli piringan hitam di galerinya melalui online.
“Insya Allah pada bulan Oktober ini, kita akan menggelar expo vintage (barang-barang jadul) terbesar pertama di Kalimantan Selatan dengan cakupan berskala regional (Kalsel-teng-tim). Jangan dilewatkan karena ini momentum terbaik bagi penyuka barang-barang tempo dulu,”pungkas Awal.
Editor : Eddy Dharmawan



















