Tomas dan Warga Cemara Raya Minta Kembalikan Jalan 2 Arah

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Tokoh Masyarakat (Tomas) dan warga jalan Cemara Raya meminta mengembalikan jalan 2 arah yang saat ini hanya dipergunakan untuk 1 arah.

Sejak diberlakukannya jalan satu arah banyak pedagang UMKM yang menutup julannya, pasalnya pembeli sepi bahkan menurun drastis sampai 50%. Dibandingkan sewaktu jalan tersebut diberlakukan 2 Arah.

Kipli, Ketua RT 41 Cemara Raya Banjarmasin

“Semenjak diberlakukan 1 arah omzet pemasukan Apotik kami berkurang hingga 60%, apalagi ditambah dengan pandemic covid-19 selama 2 tahun ini,”ujar H Hasan salah seorang tokoh Masyarakat yang tinggal di kawasan jalan Cemara tersebut kepada wartaniaga.

Seharusnya lanjut H Hasan, pemerintah membuka kembali jalan Cemara Raya 2 arah setelah pengerjaan Jembatan Sei Alalak selesai. Tidak sedikit UKM yang tutup dikarenakan sepi pembeli dan hanya bertahan 50% dari sebelum jalan diberlakukan 1 arah.

BACA JUGA:  Buka Portal di Antar Baru, PT BPP Tunggu Hasil Mediasi

“Kami berharap agar jalan yang saat ini diberlakukan 1 arah dikembalikan 2 arah, apalagi pembangunan Jembatan Sei Alalak sudah selesai, jadi tidak ada alasan lagi untuk mengantisipasi kemacetan,”ujarnya.

Demikian juga Kipli ketua RT 41 Jalan Cemara Raya mengungkapkan bahwa setelah pemberlakuan jalan 1 arah banyak para UKM tutup akibat pembelinya sunyi bahkan merugi.

“Ada ratusan pedagang UKM yang berusaha dijalan Cemara ini, sejak diberlakukan jalan 1 arah banyak yang tutup, hanya 50% yang bertahan itupun karena kebanyakan pemilik usaha dan bangunan sendiri dan juga sering terjadi kecelakaan,”ungkapnya.

Dia sudah beberapa kali mengusulkan mulai berembuk dengan semua RT dan diteruskan sampai ke kelurahan, bahkan juga sebelumnya ada anggota dewan yang berjanji meneruskan aspirasi warga jalan Cemara Raya ini.

BACA JUGA:  Wakil Ketua Komisi II Dukung Produktifitas TPA Banjarbakula

“Tetapi sampai dengan saat ini keluhan kami tidak dipenuhi, padahal kami juga warga Banjarmasin yang ingin berusaha dan menghidupi keluarga kami,”keluh Kipli yang membuka usaha Bengkel Motor di Jalan Cemara Raya ini.

Untuk pemasukan Bengkel Motor kami menurun drastis sampai 50% lanjutnya, sebelum pemberlakuan jalan 1 arah. Dia berharap agar Walikota Banjarmasin mendengar keluhan warganya dan cepat mengembalikan jalan Cemara Raya dengan 2 arah.

“Kami sebagai perwakilan warga Jalan Cemara Raya mengharapkan kepada Bapak Ibnu Sina walikota Banjarmasin, agar membuka kembali jalan Cemara Raya menjadi 2 arah, sehingga kegiatan UMKM menggeliat kembali khususnya dikawasan ini,”pungkasnya.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait