Puncak Event Mappanreritasi’e 2022 Berlangsung Meriah

  • Whatsapp

Sebab di event beberapa tahun sebelumnya, diketahui bahwa masih ada kegiatan yang dianggap kurang pas karena adanya pemotongan ayam di tengah lautan dan ayam itu dilempar ke lautan. Namun tahun ini, tidak ada lagi kegiatan yang berbau kesyirikan tersebut.

“Kami sebagai Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Ade Ogi ini dan alhamdulillah sudah jauh dari kegiatan yang berbau kesyirikan,” ujar Bupati Tanah Bumbu.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan ini adalah event tahunan yang dilaksanakan di Pantai Pagatan dan merupakan budaya yang ditinggalkan oleh nenek moyang para nelayan di Pagatan. Tidak hanya sekedar budaya namun ada nilai–nilai yang diwariskan kepada anak cucu juga. Ini yang harus dilestarikan dengan tetap menjaga budaya agar tak ada lagi berbau kesyirikan

BACA JUGA:  Anggrek Bulan Raksasa Hadir di Meratus Orchid Show 2021

Pada event budaya maritim itu, tidak hanya melibatkan orang-orang suku Bugis namun juga antar setiap suku di Tanah Bumbu bersatu, dan setiapnya mempunyai kesempatan untuk menampilkan kesenian-kesenian khasnya.

“Disini kita ajak semua suku untuk bersatu karena Bumi Bersujud ini milik kita bersama, bukan milik suku tertentu saja. Dan kita akan terus berjuang untuk kehidupan masyarakat Tanah Bumbu yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Suparno mengatakan event yang dilaksanakan di Pantai Pagatan ini merupakan event budaya yang harus terus dilestarikan. Karena kegiatan ini telah berjalan lancar dan aman yang mana dilangsungkan dengan banyak stand pedagang tentu juga meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pos terkait