Jalan Underpass KM 101 AGM Ditutup, Puluhan Sopir Buat Surat Terbuka untuk Presiden RI

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Rantau-Buntut ditutupnya jalan underpass KM 101 Antang Gunung Meratus (AMG) puluhan supir angkutan batubara sambangi salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Tapin.

Kedatangan para supir perusahaan pertambangan tersebut, untuk mendirikan surat terbuka yang dicetak di baliho sebesar 3×2 di depan kantor perusahaan di KM 101.

Para supir tersebut berkumpul dan memasang empat buah baliho yang berisi surat terbuka, yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Panglima TNI, Gubernur Kalimantan Selatan, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Kapolda Kalimantan Selatan, Danrem 101 Antasari, Bupati Tapin, Ketua DPRD Tapin, Kapolres Tapin, Dandim 1010 Tapin.

Sementara isi surat terbuka sendiri, yakni pihak sopir meminta police line underpass KM 101 Antang Gunung Meratus dibuka kembali, karena merugikan mereka yang menggantungkan hidup di sini.

BACA JUGA:  POM HSU Gelar Intensifikasi Pengawasan Makanan

“ Puluhan tongkang, ribuan truk, ribuan supir, ratusan mekanik, puluhan ribu orang yang bergantung dari aktivitas ini,” ucap Sanun Sunarwanto, salah seorang supir.

Selain itu katanya, tolong jangan jadikan mereka pengangguran.” TOLONG KAMI!!! Beras, lauk, Minyak Goreng Di Rumah sudah habis” pintanya, Selasa (7/12) siang.

Ia mengatakan, surat terbuka dibuat karena hingga saat ini tidak ada kejelasan kapan dibukanya jalan Houling KM 101 yang merupakan mata pencaharian. “Jalan ini merupakan satu-satunya hasil pendapatan kami yang telah bekerja selama bertahun – tahun,” ujarnya.

L

Pos terkait