Penerimaan Pajak Air Permukaan Belum Optimal, Komisi II DPRD Kalsel Desak Bakeuda

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Optimalisasi Peraturan Daerah (Perda) Pajak Air Permukaan (PAP) belum berjalan dengan maksimal.

Bahkan, Perda PAP yang sudah dibuatkan peraturan Gubernur (Pergub) nomor 38/2021 masih belum disosialisasikan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

Adapun hal tersebut diketahui setelah Komisi II DPRD Kalsel melakukan rapat dengar pendapat dengan Bakeuda Kalsel dan 13 Samsat Kabupaten/Kota.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo menjelaskan berdasarkan pertemuan diketahui Pergub 38/2021 belum disosialisasikan.

“Sehingga semua UPTD samsat di Kalsel belum bisa melakukan dan bekerja dengan baik,” ucapnya.

Ia juga mengkritisi bahwa sosialisasi tersebut dilakukan kepada Kepala Daerah di Kabupaten/Kota, bukan hanya kalangan SKPD.

Lanjut, sewaktu melakukan kunjungan kelapangan beberapa waktu yang lalu, didapati banyak Walikota dan Bupati yang belum tahu tentang Pergub maupun adanya Perda terkait PAP.

BACA JUGA:  Haris Makkie Instruksikan SKPD Untuk Pedomani Protokol Kesehatan

“Perlu komitmen bersama antara gubernur, bupati dan wali kota se-Kalsel agar PAP berjalan lancar,” bebernya.

Ia juga mengataka selalu ini hanya diberikan janji manis bahwa perencanaan sudah ada, namun, hingga kini tidak terealisasi

Padahal pembagian hasil
pajak air permukaan (PAP) itu merata, yaitu 50 persen masuk ke Pemprov dan 50 persennya lagi untuk Kabupaten/Kota.

Editor: Aditya

Pos terkait