Paman Birin Tinjau Vaksinasi Makolanal Kotabaru

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Kotabaru- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kotabaru menerima kunjungan kerja dari Gubernur Kalimantan Selatan H Sabirin Noor. Kunjungan dalam rangka meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dengan tema “Bergerak Untuk Kekebalan Rakyat Banua dari Covid-19”, Jumat (05/11/21).

Pemerintah Kalsel menyatakan keinginannya untuk melihat masyarakat kembali dengan kegiatan rutin yang normal. Demikian pula sekolah-sekolah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kembali.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang digelar di lapangan apel Mako Lanal Kotabaru tahap 1 menggunakan jenis vaksin Astrazeneka dengan sasaran 3.000 dosis.

Dikatakan Gubernur Kalsel bahwa, ia menginstruksikan kepada kalangan SKPD di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel agar terus memantapkan koordinasi dan mendukung peningkatan prosentase vaksinasi di banua.

BACA JUGA:  Dari 520 Sekolah di HSU, Baru 47 yang Gelar PTMT

Kegiatan vaksinasi salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari Covid-19.  Semua harus turut mendorong dan memberikan edukasi terkait pentingnya mengikuti vaksinasi.

“Kita harus saling mengingatkan bagi seluruh masyarakat banua meski sudah divaksin, namun ketaatan terhadap protokol kesehatan tetap harus diutamakan. Vaksinasi memang salah satu upaya menjaga kekebalan tubuh untuk menangkal serangan virus seperti Covid-19,” tutur Gubernur Kalsel yang biasa akrab dipanggil Paman Birin.

Dikatakannya lebih jauh, pemerintah sudah menghadirkan vaksin yang memang sudah lama ditunggu untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kekebalan tubuh dalam menghadapi Covid-19. Intinya, jangan sampai lengah dan harus terus waspada.

“Pemerintah Kalsel menyatakan keinginannya melihat masyarakat kembali dengan kegiatan rutin yang normal. Demikian pula sekolah-sekolah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali,” harapnya.

BACA JUGA:  Jelang Pilkada, Banyak Warga Kotabaru Pindah ke Tanah Bumbu

Dilanjutkan olehnya, pada bulan November mendatang target yang sudah tervaksin masyarakat di atas 60 persen, itu dilakukan dengan upaya percepatan hingga tingkat kecamatan hingga desa.

Pos terkait