Siap-Siap, Pemerintah Akan Stop Penjualan Mobil Berbahan Bakar Minyak

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Jakarta – Pemerintah berencana menghentikan penggunaan mobil dengan mesin berbahan bakar minyak pada 2040. Sebagai gantinya, Pemerintah mendorong penggunaan mobil dengan mesin yang hemat energi dan beremisi rendah atau bahkan tanpa emisi. Pilihannya adalah mobil bermesin hybrid atau mobil bertenaga listrik.

Menteri Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan yang mengusulkan pelarangan penjualan kendaraan bahan bakar fosil di Indonesia mulai 2040.

“ Beberapa negara lain, bahkan sudah merencanakan pelarangan itu mulai 2030— antara lain Jerman, Inggris, Amerika Serikat (AS) dan India. Sedangkan Norwegia yang saat ini menjadi salah satu negara yang sangat serius beralih ke kendaraan listrik akan melarang penjualan kendaran bahan bakar fosil mulai 2025,” ujarnya, dikutip dari situs Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kamis (14/10)

BACA JUGA:  Rupiah Melemah Tipis ke Rp14.125 per dolar AS

Menurutnya, berbagai negara itu saat ini sudah membuat regulasi terkait percepatan penggunaan kendaraan listrik. Norwegia misalnya, antara lain memberikan insentif bagi pembangunan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) dan menyediakan sumber listrik dan parkir gratis di 400 stasiun.

Jerman membebaskan kendaraan listrik dari pajak tahunan dan membebaskan pajak kendaraan listrik selama 5 tahun untuk lisensi di bawah tahun 2020. Inggris juga membebaskan pajak jalan tahunan untuk

kendaraan listrik dan memberikan subsidi hingga 8.000 dolar AS bagi Sembilan model mobil listrik. Amerika dan India juga memberikan keringanan pajak terhadap kendaraan listrik.

Jonan hingga saat ini masih mencari formula yang tepat sebagai upaya percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Pihaknya masih membahas dengan kementerian teknis lain untuk menentukan skema fiskal dan nonfiskal terhadap program percepatan ini.

BACA JUGA:  Bertemu Menteri Suharso, Pengusaha Properti Tanah Air Siap Bantu Pemerintah Membangun IKN

Pemerintah akan hadir dalam mendorong program percepatan ini, karena pengalihan transportasi ke kendaraan listrik sudah menjadi keharusan.

“Pemerintah menginginkan Indonesia tidak akan hanya menjadi basis produksi, tapi juga basis teknologi,” kata Jonan

Jonan berharap penyusunan regulasi kendaran listrik bisa segera rampung paling lambat akhir tahun ini. “Presiden sudah meminta agar segera dibuat regulasi, entah itu nanti Peraturan Presiden atau Peraturan Pemerintah,” ujar Jonan.

Editor : Martinus

L

Pos terkait