Tindak Lanjuti Kasus Aliamansyah, TP PKK Balangan Gelar Rapat

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Paringin – Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huryati Hadi semakin serius dalam menangani kasus ODGJ di wilayahnya.

Salah satu aksi nyatanya dengan menggelar rapat menindak lanjuti kunjungan Tim Pengarah Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Provinsi dan TPKJM Kabupaten Balangan mengenai penanganan pasien ODGJ di Desa Buntut Pilanduk Kecamatan Halong bernama Aliamansyah, di di Aula kediaman Bupati Balangan, Sabtu (18/9/2021).

Dihadiri Tim Pengarah Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kabupaten Balangan, Perwakilan dari Polres Balangan, Camat Halong, Kapolsek Kecamatan Halong dan Danramil Kecamatan Halong.

Sri Huryati Hadi mengatakan, untuk penanganan Aliamansyah salah satu Pasien ODGJ di Kabupaten Balangan akan segera dilakukan bersama dengan para pihak Tim Pengarah Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kabupaten Balangan.

BACA JUGA:  Kodim 1001/Amuntai Gelar Kegiatan Komunikasi Sosial dengan Keluarga Besar TNI

“Kita akan bergerak cepat untuk kasus ODGJ Aliamansyah ini, kita akan segera mengantarnya ke Sambang Lihum setelah nantinya persiapan sudah dilaksanakan dengan dokter yang ada di Kecamatan Halong,”jelasnya.

Bunda Sri juga menambahkan bahwa setelah selesai pengobatan Aliamansyah di Sambang Lihum pihaknya juga akan mempersiapkan agar Aliamansyah bisa di arahkan ke Budi luhur sehingga sekembalinya dia ke Kabupaten Balangan sudah dalam keadaan membaik.

“Setelah selesai dari Sambang Lihum kita akan persiapan dia untuk ke Budi Luhur,”tambahnya.

Bunda Sri sapaan akrab istri orang nomor satu di Balangan ini kembali menambahkan, berhubung dari pihak keluarga dan para tetangga Aliamansyah tidak mau menerimanya sekembali dari pengobatan, jadi dari pihak Kabupaten akan mencarikan tempat dan pekerjaan untuk Aliamansyah, tetapi sebelum itu Bunda Sri dan para pihak terkait akan terus melakukan pendekatan agar keluarga dan lingkungan tetap bisa menerima Aliamansyah kembali.

BACA JUGA:  Hj. Nurul Hikmah Sukamta Bagi Sembako Pada Lansia di Tanjung Dewa

“Ketika kita telah memberangkatkan dia ke Sabang Lihum dan Budi Luhur kita juga harus siap menerima dia, menempatkan dia dimana kalau memang nanti keluarganya tetap tidak menerima,” ungkapnya.

Bunda Sri berharap semoga pihak keluarga dan lingkungan Aliamansyah bisa menerimanya karena salah satu faktor penyembuhan selain pemberian obat dari pihak terkait peranan kasih sayang keluarga dan dukungan dari lingkungan juga berpengaruh.

“Kita berharap sekali, karena di tempat keluarganya lah sebenarnya dia paling bagus untuk proses kesembuhannya asal keluarganya benar-benar mendukung,” tutupnya.

Reporter : Siti Nurjanah
Editor : Aditya

L

Pos terkait