Romansyah ODGJ Batu Mandi Dikirim ke Balai Budi Luhur Banjarbaru

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Paringin – Sebagai tindak lanjut penanganan kepada pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) Romansyah dari Desa Batu Merah, Kecamatan Lampihong diberangkatkan ke Balai Budi Luhur Banjarbaru oleh Bupati Balangan H Abdul Hadi dalam rangka membantu meneruskan rangkaian pengobatan dan terapi ODGJ pasca RSJ.

Pasien ODGJ satu ini, sebelumnya di berangkatkan ke Balai Budi Luhur Banjarbaru ini memang telah beberapa dikunjungi Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi bersama Sahabat Balangan Centre (SBC).

Dalam hal ini Bupati Balangan H Abdul Hadi dan H Sri Huriyati Hadi, memberikan mandatnya kepada Sahabat Balangan Centre (SBC) yang bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Balangan, serta pemerintah Desa Batu Merah untuk mengantarkan sekaligus mengawal Romansyah ke Balai Budi Luhur Banjarbaru.

BACA JUGA:  PGRI HSU Bantu Warga Terdampak Banjir Kalsel

Dalam hal ini disampaikan oleh Dewi Purwati selaku ketua SBC mengaku senang dapat membantu korban dan berterimakasih kepada Bupati Balangan, telah memberikan amanahnya kepada kami.

“Alhamdulillah pihak kecamatan dan desa sangat koperatif, bahkan kadesnya sendiri ikut menghantarkan pasien tersebut,” sebut Dewi, Rabu (30/06)

Dewi juga menyebutkan, saat ini kondisi pasien ODGJ satu ini mulai membaik sejak pertama dijenguk oleh Ketua TP PKK Kabupaten Balangan,KOWAS dan SBC, hingga kunjungan kedua yang dilakukan semakin membaik. Sehingga karena kondisinya yang memungkinkan untuk di rawat di Balai Budi Luhur Banjarbaru ini.

Ia sangat bersyukur pasien mau untuk diantar ke Balai Budi Luhur Banjarbaru ini, diharapkan dengan ini, Romansyah dapat lebih baik lagi dan pulih, sehingga dapat beraktivitas normal.

BACA JUGA:  Sat Pol PP HSU Trantibum di Bulan Ramadhan

Dengan keterampilan yang diberikan disini, diharapkan menjadi bekalnya ketika keluar dari sana untuk membuka usaha,” pungkasnya.

Sementara itu Septi Aryani, Perawat Di Balai Budi Luhur menyebutkan, dari hasil assessment yang dilakukan untuk pasien ODGJ Romansyah ini tidaklah terlalu parah. Pasien-pasien ODGJ disini akan di rawat selama tiga bulan, serta disana pula di berikan pelatihan-pelatihan keterampilan untuk bekal para ODGJ ketika keluar dari Balai Budi Luhur Banjarbaru.

Disini kita memiliki beberapa kegiatan seperti kegiatan terapi spiritual, kegiatan olahraga, tataboga, musik. Disini pula para pasien diberikan pelatihan seperti menjahit, salon,” sebut Septi Ariani.

Di sana juga terdapat beberapa fasilitas, seperti asrama, Mushola, lapangan voli dan lainnya, yang bisa digunakan oleh para ODGJ yang berada disana.

BACA JUGA:  Pengelolaan Administrasi, Penting Bagi TP-PKK Kecamatan Paringin

 

Reporter : Siti Nur Jannah
Editor : Ahmad Yani

L

Pos terkait