Melantai di BEI Awal Agustus, Bukalapak Diproyeksi Raup Rp 21,9 Triliun

Foto : Tech in Asia

Oleh sebab itu, Bukalapak juga mengembangkan mitra Bukalapak melalui digitalisasi warung yang ternyata punya potensi pertumbuhan yang cukup besar.

“Kita akan terus melanjutkan strategis bisnis, mengembangkan ekosistem Bukalapak dan mitra, menambah produk, layanan mitra dan fitur agar UMKM bisa lebih banyak lagi punya akses modal yang lebih baik, bisnis proses, berbelanja lebih baik lagi,” paparnya.

Sebagai catatan, Bukalapak  sudah memberikan mandat kepada PT Mandiri Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas untuk menjadi penjamin pelaksana emisi efek. Sedangkan PT UBS Sekuritas Indonesia dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menjadi penjamin emisi efek.

Bukalapak akan melakukan penawaran awal pada periode 9 Juli-19 Juli 2021. Perusahaan diharapkan mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Juli mendatang.

Masa penawaran akan berlangsung pada 28-30 Juli 2021. Marketplace ini bakal menggunakan kode saham atawa ticker BUKA dan ditargetkan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Agustus 2021.

Dibuat dari berbagai sumber

Editor : Nirma Hafizah

 

Pos terkait