Wujud Sinergi Membangun Negeri di Ujung Utara Bumi Tuntung Pandang

Meskipun memiliki jumlah penduduk terpadat serta wilayah terluas, warga Desa yang menjadi batas paling ujung utara Kabupaten Tanah Laut tersebut harus menempuh jarak yang cukup jauh menuju Ibu Kota Kabupaten untuk menjual hasil bumi mereka, hal tersebut tentu saja membuat hasil yang mereka peroleh tidak maksimal, karena selain jarak tempuh yang jauh sehingga memakan waktu agak lama juga biaya yang harus dikeluarkan tentu saja bertambah.

Sebenarnya mereka bisa saja menjual hasil panennya ke Kabupaten Banjar yang tepat bersebelahan dengan desa mereka, namun meskipun hanya berjarak 7 kilometer, akses jalan menuju Kabupaten Banjar saat ini hanya berupa jalan setapak yang dikelilingi hutan serta gunung dan beberapa aliran sungai.

Selama ini mereka selalu bermimpi bisa memiliki akses jalan yang layak untuk bisa menuju Kabupaten yang menjadi tetangga mereka, bukan hanya untuk membawa hasil panen, namun juga sebagai daya tarik bagi investor untuk berinvestasi dan berkunjung ke desa mereka.

Selasa 15 Juni 2021, Kodim 1009/Pelaihari yang membawahi 6 Koramil yakni Koramil 1009-01/Jorong, Koramil 1009-02/Pelaihari, Koramil 1009-03/Bati-bati, Koramil 1009- 04/Takisung, Koramil 1009-05/Kurau dan Koramil 1009-06 Kintap melalui program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Ke 111, akhirnya mewujudkan apa yang menjadi mimpi mereka.

Bersinergi dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, Dandim 1009/Pelaihari Letkol Inf Adi Yoga Susetyo, S.H., M.A memimpin langsung pengerjaan pembukaan jalan jalan sepanjang 7.200 di Dusun Riam Pinang Desa Tanjung Kecamatan Bajuin.

Jalan dengan lebar 6 meter tersebut bukan hanya menghubungkan Desa Tanjung dengan Kabupaten Banjar, namun juga sekaligus menghubungkan 2 Kabupaten, yakni Kabupaten Tanah Laut dengan Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Meskipun harus jatuh bangun beberapa kali, dengan menggunakan sepeda motor trail sulitnya medan berupa gunung, hutan dan sungai yang harus di tembus untuk membuka akses jalan tersebut di coba langsung oleh Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah bersama Bupati Tanah Laut H. Sukamta, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut Herbiantoko, Kapolres Tanah Laut AKBP Cuncun Kurniadi S.I.K., S.H Sekda Tanah Laut Drs H. Dahnial Kiffli M.AP serta unsur Forkopimda lainnya dengan didampingi Dandim 1009/Pelaihari Letkol Inf Adi Yoga Susetyo, S.H., M.A.

Pos terkait