Wow… Tas Rajut Bhanjaruu Bags Lolos Ekspor ke Singapura

“Mereka merajut, tapi tidak tahu arah produk yang ingin dituju. Mereka juga jalan sendiri-sendiri, sehingga tidak terbentuk ekosistem ekonomi syariah. Padahal mereka punya kemampuan besar,” ungkap ibu tiga anak, pemilik brand besar busana muslimah VZ atau Vivi Zubedi itu.

Dengan kemampuan sebagai seorang desainer yang karya dan dedikasinya yang sudah diakui secara internasional, juga seorang praktisi ekonomi kreatif, Vivi lalu terinspirasi mengglobalkan potensi karya rajut yang ada supaya menginternasional.

Vivi mengumpulkan para pengrajin yang selama ini bekerja sendiri-sendiri itu ke sebuah komunitas. Selanjutnya pengrajin-pengrajin tersebut diberinya penataran. Mulai pemilihan warna, hingga arah desain yang dibuat.

“Untuk Bhanjaruu Bags ini, saya arahkan desainnya ke konsep Bohemian Style. Pangsanya bagus di level internasional,” ujarnya.

Tak cukup sampai di situ. Untuk pembinaan berkelanjutan, Vivi bahkan membuka ruang konsultasi online 24 jam melalui WA Group yang dibuat khusus untuk para pengrajin berdiskusi. Vivi pula yang  merintis jalan agar produk yang dihasilkan bisa tembus ke pasar internasional.

“Alhamdulillah, kerjasama yang baik itu mulai berbuah manis. Tas rajut Bhanjaruu Bags yang dihasilkan lolos untuk ekspor ke Singapura. Sebetulnya ada satu karya lagi, tapi nanti saja kita infokan lagi,” lanjut Vivi Zubedi membuat penasaran.

Dengan keberhasilan ini, Vivi berharap bisa membantu menaikkan perekonomian masyarakat pengrajin, terlebih di massa pandemi.

“Dan insyaaAllah, kita mampu mengglobalkan produk-produk lokal dengan penerapan ekosistem ekonomi syariah, bekerja bersama-sama. InsyaaAllah,” tutupnya.

 

Reporter : Edi Dharmawan
Editor : Nirma Hafizah

Pos terkait