Menteri Suharso Tekankan Pentingnya Skenario Net zero

  • Whatsapp

“Untuk mencapai itu, Indonesia menginginkan teknologi yang inovatif dan mendukung iklim. Dalam hal ini, Amerika Serikat dan negara-negara maju lainnya dapat berkontribusi dalam bentuk kerjasama dalam berbagi pengetahuan dan transfer teknologi yang lebih maju dibandingkan dengan skema yang ada, untuk memastikan bahwa inovasi dapat tersebar luas di seluruh negeri,” lanjut Menteri.

Ketiga, Menteri menilai penting untuk dicatat bahwa Perjanjian Paris menetapkan target mobilisasi dana iklim tahunan sebesar USD 100 miliar pada tahun 2025, dengan negara-negara maju sebagai donor utama.

“Kami senang dengan pengumuman Presiden AS Joe Biden baru-baru ini bahwa AS akan menggandakan pendanaan iklim publiknya ke negara-negara berpenghasilan menengah dan rendah pada tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengharapkan mobilisasi dana yang lebih kuat untuk perubahan iklim datang dengan berbagai skema, bukan hanya sebagai bantuan pembangunan, tetapi juga sebagai investasi berkelanjutan di sektor-sektor strategis seperti industri, transportasi, dan sektor listrik ke negara-negara berkembang,” tuturnya.

BACA JUGA:  Kemenkeu Ragu Stimulus Rp 405 T Cukup Tangani Corona

Editor : Edi Dharmawan
Sumber : Tim Komunikasi Publik
Kementerian PPN/Bappenas

L

Pos terkait