Mantapkan Dukungan ke Bank Kalsel, Pemprov Kembali Adakan Rapat Koordinasi

Dalam rapat tersebut, muncul berbagai skenario yang dapat menjadi pilihan baik dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) maupun skenario lain seperti mengundang calon private investor dan rencana Bank Kalsel untuk melaksanakan Initial Public Offering (IPO).

Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, IGK Prasetya menyampaikan bahwa Bank Kalsel memiliki capaian kinerja yang cukup baik sepanjang tahun 2020 sampai dengan triwulan I tahun 2021.

Capaian kinerja tersebut menjadi modal utama dalam daya tahan terhadap krisis dan menggalang dukungan pemegang saham dalam pemenuhan modal inti tersebut.

“Secara total kinerja Bank Kalsel sehat, namun Bank Kalsel saat ini harus memenuhi keharusan pemenuhan tambahan modal inti. Tentunya hal ini harus mendapat dukungan penuh dari seluruh pemegang saham Bank Kalsel, salah satunya dari Pemprov Kalsel selaku pemegang saham pengendali. Yang Jelas, kami selalu berupaya maksimal dalam mempertahankan dan meningkatkan lagi kinerja yang telah baik ini sembari berupaya memenuhi kewajiban regulasi
tersebut” jelas Prasetya

Roy Rizali Anwar selaku Sekda Prov. Kalsel yang mewakili Pemprov. Kalsel kembali memberikan beberapa arahan dan masukan dalam rapat koordinasi tersebut.

Termasuk pula menelaah berbagai skenario maupun mengkombinasikan semua opsi skenario agar tercapai modal inti yang diwajibkan.

“Pemprov Kalsel selaku pemegang saham pengendali kembali siap mendukung berbagai upaya Bank Kalsel agar terpenuhinya kewajiban modal inti minimum sebesar Rp4 triliun di tahun 2024. Hal ini agar Bank Kalsel tetap eksis dan terus berakselerasi untuk kemajuan Kalimantan Selatan,” pungkas Roy.

Editor: Aditya
Sumber: Bank Kalsel

Pos terkait