Wabup Minta Ikmasil Ikut Sosialisasikan Larangan Mudik

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Kandangan- Pemerintah kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meminta Ikatan Mualimin Langgar dan Masjid ( Ikmasiil ) ikut mensosialisasikan bahaya covid-19 dan larangan mudik. Demikian disampaikan Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad saat silaturahmi dengan kepala perwakilan 8 kecamatan Ikmasil.

Menurutnya, hasil dari vidcon dengan Menteri Dalam Negeri, saat ini saja sudah ada kenaiakan sekitar 2, 23 persen, sehingga liburan ini diyakini berpotensi menjadikan penyebaran Covic-19 ini meningkat. Kekhawatiran pemerintah saat ini adalah kemungkinan adanya lonjakan covid-19 berkaca yang terjadi di India.

“Oleh sebab itu pemerintah mengeluarkan pelarangan dan juga pengetatan mudik guna mengantisipasi trend penyebarluasan covid 19 akibat libur panjang dan mudik hari raya Idul Fitri pada tahun ini,” katanya, Kamis (6/5).

BACA JUGA:  BPBD HSU Sebut Debit Air Sudah Turun

Wakil Bupati berharap peran dari Ikmasil dapat menyampaikan kepada masyarakat mengenai larangan mudik ini dan dapat memberikan penjelasan terhadap larangan tersebut.

“Bahaya covid ini nyata dan ada, menyadari hal ini lah, maka pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan secara nasional untuk larangan mudik,” terang Syamsuri.

Dikatakannya menyarankan daripada memaksakan mudik dan membahayakan keluarga, lebih baik duitnya dikirim dan tetap bertahan. Boleh mudik tapi syaratnya adalah membawa hasil rapid test yang harus di tunjukkan di setiap check point.

“Harus membawa hasil rapid test negatif, apabila tidak membawa, akan dicheck di pos, apabila menunjukkan gejala atau hasil menunjukkan positif harus dikarantina” tegas Wabup.

Sementara untuk yang bekerja bolak balik antar kabupaten, maka harus membawa surat keterangan keluar masuk kabupaten dari Pemkab setempat.

BACA JUGA:  OWLMC Tanbu Salurkan Bantuan Korban Banjir Kecamatan Satui

Sementara itu, Kepala Kesbangpol HSS, Roni Rusnadi melaporkan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak dua kali ,yakni pada pertemuan awal dengan ikmasil perwakilan di 3 kecamatan dan ke 2 yang menghadirkan perwakilan Ikmasil dari 8 kecamatan.

” Kegiatan ini kami lakukan sebanyak dua kali sebagai upaya dalam menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan covid 19 ,dengan mengurangi jumlah peserta untuk menghindari kerumunan” tutur Roni.

 

Reporter : Amutz
Editor : Aditya

L

Pos terkait