Usulan tak Diakomodir, Rakor CSR Adaro dan Pemkab Balangan Temui Jalan Buntu

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Paringin– Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pembahasan pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia dan Mitra Kerja di Kabupaten Balangan tahun 2021, Kamis (6/5) tidak berjalan mulus.

Pasalnya, ketua tim perumusan program CSR tersebut yakni, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan H Yuliansyah Rahman beserta perwakilan Pemda Balangan lainnya, memilih untuk tidak melanjutkan pembahasan program CSR tersebut.

Sehingga rakor yang seyogyanya menetapkan penggunaan dana CSR untuk program apa saja nantinya yang akan dilaksanakan tersebut, terpaksa dihentikan lebih awal tanpa ada kesepakatan atau temui jalan buntu dan rapat pun akhirnya diakhiri, padahal perwakilan PT Adaro beserta mitra kerja seperti PT SIS, BUMA, Pama dan Balangan Coal sudah berhadir.

BACA JUGA:  Kapolres Tala dan Ibu Jadi Juru Masak di Dapur Umum Polres Tanah Laut

Menurut, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan H Yuliansyah Rahman, pihaknya memilih menarik diri dari pembahasan pelaksanaan program CSR Adaro dan mintra yang akan dilaksanakan 2021, lantaran tidak satu pun usulan dari Pemda yang diakomodir.
Padahal, menurut Yuliansyah, Pemda sudah mengusulkan beberapa program untuk dilaksanakan dalam program CSR 2021.

“Namun saat rapat, pihak perusahaan menolak seluruh usulan program yang kita usulkan dengan alasan Covid-19. Kita lebih memilih menarik diri dari tim perumus CSR dari pada usulan kita tidak satu pun diakomodir, maka secara tidak langsung untuk sementara pemerintah daerah tidak terlibat lagi dalam pembahasan dana CSR ini,’’ tegasnya.

Padahal menurut, Yuliansyah, program yang diusulkan pemerintah daerah seluruhnya untuk kepentingan masyarakat, salah satunya adalah untuk Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), terkait pembangunan istana anak yatim.

L

Pos terkait