Ibnu – Ariffin Sujud Syukur, Gugatan Ananda – Mushafa Kembali Terbantahkan di MK

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- MK kembali menolak permohonan Ananda-Mushaffa Zakir dalam sidang putusan sengketa hasil Pilwali Banjarmasin, Kamis (27/5).

Mahkamah Konsititusi (MK) memutuskan Ibnu Sina-Arifin Noor segera ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin. Hal ini menyusul gugatan dari pemohon yaitu paslon 04 tidak diterima, Kamis (27/5/2021).

Gugatan pasca pelaksanaan PSU yang dilayangkan paslon 04 AnandaMu di Mahkamah Konstitusi (MK) kembali disidangkan, Jumat (21/5/2021).

Pada sidang kedua perkara dengan register Nomor 144 PHP.KOT-XIX/2021, tim hukum Ibnu Sina-Ariffin menggandeng Heru Widodo yang membeberkan beberapa jawaban atas gugatan yang dilayangkan.

Berdasarkan jawaban dari KPU Kota Banjarmasin dan bukti-bukti yang dihadirkan, dikatakan Imam, KPU Kota Banjarmasin telah melaksanakan penyelenggaraan PSU sesuai amanah putusan MK sebelumnya dan sesuai dengan peraturan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA:  New Normal Butuh Kordinasi, Kolaborasi dan Kerjasama antara Pemerintah dan Stakeholder

Selain itu, berdasarkan data rekapitulasi hasil suara, lanjutnya, ada peningkatan pemilih secara tajam di wilayah PSU pada 9 Desember berjumlah 14.955 suara sah, sedangkan dalam pelaksanaan PSU meningkat menjadi 17.799 suara sah.

Menurutnya KPU kota Banjarmasin telah maksimal melaksanakan amar putusan Mahkamah Konstitusi untuk mengganti petugas KPPS lama dengan KPPS yang baru dalam pelaksanaan PSU dan telah maksimal melakukan sosialisasi di setiap kelurahan wilayah PSU serta pembagian Undangan pemilih di wilayah PSU.

Ia membeberkan berdasarkan laporan Pelaksanaan Pengawasan oleh Bawaslu Kota Banjarmasin, pihak pemohon terbukti telah melakukan pelanggaran administrasi Pemilihan Wali kota dan wakil Wali kota Banjarmasin Tahun 2020.

Imam menilai argumentasi hukum pemohon dalam permohonannya bersifat falasi dan kontradiktif. Berdasarkan fakta dan rekapitulasi hasil suara, pemohon telah meraih hasil suara terbanyak dalam PSU ini dengan berjumlah 11.769 suara yang menang di 73 TPS sedangkan Pihak Terkait berjumlah 4.619 suara yang menang di 7 TPS.

BACA JUGA:  SMK Telkom Banjarbaru Ciptakan Sistem Pengairan Otomatis Berbasis Teknologi Internet of Things

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, selisih suara antara paslon 02 dengan paslon 04 sebesar 3,45 %. Imam Satria Jati menilai Permohonan Pemohon tersebut tidaklah memenuhi syarat ambang batas sebagaimana ketentuan pasal 158 ayat (2) huruf C Undang Undang Pemilihan.

“Mahkamah sudah semestinya menyatakan Pemohon tidak mempunyai kedudukan Hukum (legal)” tegasnya.

Usai pembacaan putusan yang dibacakan hakim MK, Aswanto, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin terpilih, Ibnu Sina-Arifin lakukan sujud syukur. “Proses yang cukup alot, kami bersyukur dan mengajak semua paslon lain untuk sama-sama membangun Banjarmasin,” ungkapnya.

Ibnu mengatakan meski telah ditetapkannya sebagai Wali Kota Banjarmasin dua periode, tidak lantas membuat dirinya bersama pasangannya Arifin Noor jumawa. “Mari sama-sama membangun kota kita ini lebih maju lagi,” ajaknya.

BACA JUGA:  Banjarmasin Bakal Uji Coba Sistem Tilang Elektronik

Hal senada juga disampaikan Wakil Wali Kota Banjarmasin terpilih, Arifin Noor bahwa ini merupakan kemenangan bagi seluruh masyarakat Banjarmasin. Ia meminta dukungan masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pengembangan ekonomi.

Untuk diketahui, sebelumnya paslon 04 AnandaMu kembali melayangkan gugatan hasil rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan, ke MK pada 4 Mei 2021 lalu.

Namun, dari hasil pembacaan sidang putusan yang dibacakan hari ini, semua dalil gugatan dianggap dapat dialnjutkan. Untuk itu, KPU Kota Banjarmasin diminta segera melakukan penetapan Ibnu Sina-Arifin Noor sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Penulis : Ahmad Yani

Pos terkait