Ditutup Selama Lebaran, Manajemen Duta Mall Kaget tapi Pasrah

  • Whatsapp
Suasana salah satu sudut Duta Mall saat ini, Selasa (11/5)

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Menanggapi surat Edaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Banjamasin Nomor 100/164/BAGPEM tanggal 10 Mei 2021 tentang penutupan sementara tempat wisata, jasa pariwisata, jasa hiburan dan rekreasi, mall, café dan restoran/rumah makan serta tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan di wilayah kota Banjarmasin.  Pihak Duta Mall mengaku kaget dan juga  pasrah serta  mengikuti anjuran pemerintah.

“Kami merasa kaget dengan surat edaran tersebut,namun mau apalagi kalau memang sudah seperti itu harus tutup kami manggut saja,” Humas Duta Mall Yenny Purnawati, Selasa (11/5)

Meski demikian ia sangat menyayangkan dimana disaat-saat memasuki lebaran para pedagang mengharap meraih keuntungan lebih.

Menurutnya, ada sekitar 300 tenan dan 1600 karyawan yang harus mereka pikirkan.  Saat ini mereka baru bangkit dari perekonomian setelah pandemi satu setengah tahun kemaren. Selain itu, banyak karyawan-karyawan yang direkrut untuk mengantisipasi adanya lonjakan sehingga cost yang dikeluarkan cukup besar bagi mereka.

BACA JUGA:  Tahun ini Pengusaha Kontruksi Gigit Jari
Humas Duta, Mall Yenny Purnawati

Dia juga menambahkan, sebaiknya pemerintah harus juga menimbang baik dan buruknya dari hasil keputusan tersebut.

“Jauh-jauh hari kami sudah melakukan penambahan personil bahkan kami juga melibatkan pihak kepolisian dalam membantu proses ketika memasuki kawasan ini,”tambah wanita berhijab ini.

Dikatakan Yenny, begitu H-7 pihak manajemen mall sudah menambah personil baik petugas keamanan, petugas parkir dan petugas yang selalu siap memberikan koordinasi menghadapi membludaknya pengunjung.  Begitu sudah mencapai 50% pengunjung yang mau masuk ditahan atau diarahkan untuk menunggu diluar.

“Dalam protokol kesehatan pun pihaknya sudah mengantisipasi dengan menyediakan air cuci tangan dan pendeteksi panas yang selalu dijaga oleh petugas di depan pintu masuk,” jelasnya.

BACA JUGA:  Akhirnya UKM Banjarmasin Miliki Monumen

Bahkan, setiap pengunjung yang tidak menggunakan masker tidak diperbolehkan masuk apalagi terdeteksi panasnya melebihi ketentuan maka petugas melarang untuk masuk ke mall.

Menanggapi tuduhan masyarakat yang mengatakan terjadinya lonjakan pengunjung disaat malam hari, Yenny menjelaskan bahwa lonjakan tersebut disaat orang mau berbuka puasa setelah itu normal seperti biasa.  Bahkan sekarang pengunjung sudah mulai sepi karena pada saat akhir puasa orang banyak buka dirumah saja bersama keluarga.

Pos terkait