Cagub Kalsel Denny Indrayana Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
Calon Gubernur Kalsel, Denny Indrayana

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Calon Gubernur (Cagub) Kalsel, Denny Indrayana terinfeksi virus corona. Hal ini diakui H Denny dalam video yang diunggahnya pada akun Instagram pribadinya @dennyindrayana99 pada, Kamis (6/5) petang.

Meski demikian, colon nomor urut 02 ini memilih isolasi mandiri di rumahnya di kawasan kota Banjarbaru.

Pada video itu, H Denny yang memakai kaos oblong warna hitam dengan tulisan mencolok di bagian depannya: ‘2 Hal yang Kita Lawan, Politik  Uang & Pemimpin Curang’, mengaku harus istirahat setelah berkonsultasi dengan dokter spesialisnya karena terkonfirmasi positif covid-19, walaupun dirinya merasa sehat dan bugar.

Video berdurasi lebih dari 4 menit, berikut penjelasan H Denny : Wabarakatuh. Dangsanak Kalimantan Selatan seberataan (Saudara se-Kalimatan Selatan semuanya).

BACA JUGA:  Ibnu Sina Buka Sosialisasi LPPD, LKPJ, RLPPD DAN SPM 2020

Alhamdulillah, akhirnya ulun diminta istirahat jua (akhirnya saya diminta istirahat). Setelah begawian (bekerja) dari subuh, melalui subuh keliling sampai subuh lagi, kada beampihan (tanpa henti). Akhirnya sore ini, terkonfirmasi ulun (saya) kena covid-19. Meskipun demikian, karena kondisi ulun sehat aja, sigar aja (karena kondisi saya tetap sehat dan bugar) setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis, ulun (saya) memutuskan untuk tetap rawat jalan aja, isolasi mandiri di rumah aja.

Untuk itu ulun minta doa pian seberataan (untuk itu saya minta doa saudara sekalian), terutama di bulan penuh berkah ini, di 10 (sepuluh) hari terakhir bulan Ramadhan ini. Mohon didoakan agar ulun (saya) segera sehat, segera bisa beraktivitas lagi, dan kita bedapatan lagi (kita bertemu lagi).

BACA JUGA:  Pemprov Kalsel Harapkan, Media Lebih Berkontribusi Dalam Pembangunan

Ulun doakan seberataan pian (saya doakan saudara sekalian), dan kita mendapatkan berkah lailatul qadar jua. Terkait dengan ini, ulun jua (saya juga) minta maaf, minta ampun, minta rela, agenda-agenda ulun (saya) yang sudah terjadwal dengan pian-pian (saudara-saudara), mungkin ada subuh keliling, sholat berjamaah maghrib, berbuka, taraweh, isya, ulun (saya) minta maaf untuk dijadwal ulang atau dibatalkan. Mudah-mudahan pian memaklumi aja (mudah-mudahan saudara dapat memaklumi keadaan ini).

L

Pos terkait