Utamakan Aspek Pencegahan, Kejari Tala Berikan Penerangan Kepatuhan Hukum

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Pelaihari- Kecelakaan kerja merupakan resiko yang ada dalam setiap aktivitas perusahaan, terutama pada pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik lebih banyak, titik resiko tersebut bisa berupa kecelakaan ringan hingga kecelakaan berat yang berakibat menimbulkan korban jiwa.

Mahalnya biaya pengobatan kadang tidak terjangkau oleh sebagian golongan masyarakat/pekerja, untuk itulah Pemerintah memberikan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan para pekerja dalam bentuk Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, para pekerja bisa memperoleh manfaat pelayanan kesehatan dan santunan uang tunai apabila pekerja tersebut mengalami kecelakaan kerja atau menderita penyakit akibat kerja.

Untuk itulah Kejaksaan Negeri Tanah Laut bersama BPJS Cabang Tanah Laut melakukan sosialisasi sekaligus penerangan hukum terkait penegakan kepatuhan dan hukum dalam rangka pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit. ( 7/7 )

BACA JUGA:  RUU Pemasyarakatan "Delay", Pembaruan Hukum Terganggu

Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut Ramadani menuturkan, sosialisasi dan penerangan hukum bagi korporasi baik perorangan maupun BUMN dan BUMD dilakukan agar bisa mematuhi dan mentaati regulasi serta peraturan baik yang bersifat nasional maupun daerah.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini jangan sampai lagi nantinya ada korporasi atau BUMN dan BUMD yang tersandung tindak pidana, baik itu korupsi ataupun yang lainnya.
” Kita akan tindak tegas apabila ada yang tersandung tindak pidana, namun Kejari akan selalu berupaya memberikan edukasi dari aspek upaya pencegahan, bukan hanya penindakan ” tegasnya.

Turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut Kasi Intel Kejari Tanah Laut Mahardika, Kasi Datun Kejari Tanah Laut Andi dan Kepala BPJS Cabang Tanah Laut Tatep Fuadi Mu’min.

BACA JUGA:  Penetapan 45 Anggota DPRD Kota Banjarmasin Terpilih, PAN Borong 9 Kursi

Reporter : Tony Widodo

Pos terkait