Di PHK, Karyawan PT SIS Sera Mengadu ke DPRD Balangan.

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Paringin,- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan angkat suara terhadap Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) seiring berakhirnya, Perjanjian Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) sembilan orang karyawan PT. Saptaindra sejati (SIS) Sera.

Perwakilan PT SIS Sera, Hadi Utama menganggap berakhirnya Perjanjian Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) memang suatu hal yang biasa dan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta tidak ada niat dan itikad tidak baik untuk tidak mempekerjakan tenaga kerja lokal untuk PT SIS.

“Kami dari Perusahaan selalu berkomitmen selalu mendukung Pemda mengenai ketenagakerjaan dan untuk berakhirnya PKWT hal yang biasa,” katanya di hadapan awak media, Senin (8/3)

Ia mengungkapkan bahwa untuk situasi yang saat ini ada masih menunggu tahapan selanjutnya untuk mediasi sehingga dapat menentukan nasib mereka.

BACA JUGA:  Peringatan HDDS, Relawan PMI dapat BPJS Ketenagakerjaan

“Kita liat proses selanjutnya, yaitu mediasi, harapannya tidak ada isu PT SIS tidak ingin mempekerjakan karyawan lokal,” sambung Hadi Utama.

Ketua Pembentuk Unit Kerja (PUK) Federasi serikat pekerja Kimia, energi, pertambangan, minyak, gas bumi dan umum (FSPKEP) PT SIS Sera, Nabawi menolak atas Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) yang dilayangkan PT SIS Sera dengan alasan karena kesembilan orang yang diberhentikan sebagian besar adalah merupakan masyarakat di Ring satu pertambangan.

L

Pos terkait