Wartaniaga.com, Banjarmasin- Keinginan pemkot Banjarmasin untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang direnacakan pada 11 Januari mendatang dipastikan gagal. Pasalnya, pemerintah pusat menarik kembali kewenangan tersebut setelah sebelumnya diserahkan ke daerah masing-masing.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengakui akan menunda PTM berdasarkan arahan dari pemerintah pusat.
“Kemarin disampaikan Menko Perekonomian, Airlangga bahwa terkait kebijakan PTM diambil lagi oleh pemerintah pusat dan pemerintah menyatakan menunda pelaksanaanya,” terangnya.
Dikatakannya, penundaan ini karena diterapkannya juga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di pula Jawa dan Bali pada 11-25 Januari.
Menurutnya, perkembangan kasus covid-19 di Indonesia yang cukup mengkhawatirkan akhir-akhir ini menjadi dasar pemerintah untuk menunda.
“ Mencermati perkembangan covid-19, maka kita ikuti arahan pemerintah pusat saja dulu,” ucapnya.
Meski demikian, Ibnu berharap usai PSBB, 25 Januari mendatang PTM di Banjarmasin bisa dilaksanakan. “ Penundaaan ini hingga berakhirnya PSBB, paling tidak 25 Januari mendatang,” katanya.
Repoprter : Ahmad Syarif
Editor : Ahmad Yani




















