Wartaniaga.com, Banjarmasin – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel kini menuju pengembangan atlet jangka panjang berbasis lokal. Hal itu menjadi topik dalam Rapat Koordinasi dan Workshop Bidang Sport Science, Selasa (15/12) di Hotel Roditha Banjarmasin.
Agar bisa berkonstribusi di level nasional, KONI Kalsel menghimpun bidang sport science cabang olahraga dan KONI Kabupaten/Kota guna membahas pengembangan atlet jangka panjang dalam Rapat Koordinasi dan Workshop Bidang Sport Science.
“Dalam rapat koordinasi ini, bersama-sama kita berdiskusi guna menyiapkan atlet masa depan. Tentunya pengembangan atlet jangka panjang berbasis lokal dengan penerapan Iptek,” ungkap Ketua Bidang Sport Science dan Iptek KONI Kalsel, Tri Irianto kepada wartawan kemarin.
Upaya pengembangan atlet tersebut, lanjut dosen JPOK ULM ini, agar bisa memberikan sumbangsih dalam Indonesia menuju tuan rumah olimpiade 2032. “Dalam kurun waktu 12 tahun kedepan, semuanya harus dipersiapkan dari sekarang,” sebutnya.
Berdasarkan kajian, lanjutnya, belum siap menghadapi olimpiade di rumah sendiri. Sejak 1990 telah menjalankan program Garuda Emas, kemudian Indonesia Bangkit, dan diteruskan program Prima yang hasilnya belum maksimal. “Namun pemerintah memberanikan diri mengajukan sebagai penyelenggara olimpiade 2023. Untuk itu mejadi tugas kita bersama dalam menghadapi olimpiade tersebut,” ucapnya.



















