Riniwati sendiri menilai ada manfaat lebih dengan keberadaan SMP Karya Nusa Lestari dan SD Astra Agro Lestari School di kampung halamannya. Kehadiran dua sekolah yang dibangun perusahaan perkebunan sawit ini, sangat membantu masyarakat termasuk karyawan perusahaan dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan untuk anak anaknya.
Apalagi sambung Rini, belajar mengajar selama pandemi COVID 19 terjadi beberapa penyesuaian, termasuk belajar dengan sistem daring atau BDR (Belajar Dari Rumah). Bersama pengajar lainnya ia pun tetap mengedepakan penerapan protokol kesehatan, termasuk saat melakukan visite belajar ke rumah murid yang tersebar di pelosok kampung.
Pengembangan seni Tradisional Dayak Kenyah ini merupakan komitmen dari managemen PT.Karyanusa Eka Daya (KED) dan PT.Subur Abadi Plantation (SAP) untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal,melalui dunia pendidikan.
“Budaya budaya lokal yang memiliki nilai nilai luhur harus terus di lestarikan dan di kembangkan sebagai bagian dari usaha membentengi anak anak dari pengaruh negatif dampak globalisasi,” jelas Dwi Hartono, Administratur PT.Karyanusa Eka Daya, kepada wartawan.
Dijelaskan Dwi Hartono, bahwa anak anak yang bersekolah di SMP Karya Nusa Lestari dan SD Astra Agro Lestari School bukan hanya anak anak dari PT.KED dan PT.SAP tetapi ada juga anak anak masyarakat sekitar.
Editor : Nirma Hafizah




















